Sabtu, 26 Mei 2018
Pemkab Meranti Gandeng FITRA Gelar Rapat Finalisasi DIP | Uang Tunai Rp 400 M dan 400 Tas Mewah Disita dalam Skandal 1MDB | Realisasi Harga Pertalite Turun Tunggu Diharmonisasi DPRD Riau | Jagung Ungu Inovasi Dosen UB | Masjid Alfalah Pekanbaru Panen Kurma Perdana | PNS-Pensiunan Dapat THR, Ratusan Ribu Guru Honorer Tak Dapat
 
Pendidikan
Sekolah Negeri Sangat Diminati Masyarakat Masukkan Anak Sekolah

Pendidikan - - Rabu, 25/06/2014 - 09:00:58 WIB
Suasana pendaftaran siswa baru di salah satu SMAN Pekanbaru, (foto suluhriau.com)
TERKAIT:

PEKANBARU, Suluhriau- Hari ini Rabu, (25/6/2014), merupakan hari kedua pendaftaran siswa baru (PSB) dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK.

Dari pantauan lapangan saat pendaftaran hari kedua pertama, sejumlah sekolah negeri baik SD maupun SMA/SMK ramai pendaftaran.

Khusus SMP dan SMAN dengan sistim penerimaan peserta didik baru (PPDB) online, untuk hari pertama memang banyak orang tua masih 'wait and see' (melihat) kemungkinan peluang bagi anak mereka untuk memilih sekolah sesuai dengan nilai ambang batas masuk disebuah sekolah itu.

Seperti terjadi di SMPN 20, hari pertama banyak orang tua ke sekolah, namun banyak dari mereka mengaku baru akan mendaftarkan anaknya hari ini Rabu atau pendaftaran hari kedua.

Begitu halnya seperti di SMAN 5, SMAN 4, SMAN 2 dan SMAN 12, orangtua mendampingi anak mereka banyak datang ke sekolah. Tapi beberapa data di sekolah itu sebagaimana masuk dalam situs resmi PPDB yakni www.pekanbaru.ppdb.kemendikbud.go.id). Dari sejumlah sekolah dipantau itu, yang banyak pendaftaran baru SMAN 4.

"Kita tentu perlu melihat peluang dulu kemungkinan kemana nilai anak sesuai untuk didaftarkan," ujar Rahman di sela-sela mendaftarkan anaknya di SMAN 4, Rabu, (2/6/2014).

Sementara itu, Sekretaris Disdik Riau Abdul Jamal dikonfirmasi melaui ponselnya mengatakan, memang kecenderungan setiap tahun orangtua masih memilih sekolah negeri, terutama sekolah yang menurut masyarakat favorit. Sementara jumlah sekolah negeri ini juga masih terbatas. Sebab itu, ia menyarankan orangtua tidak memaksakan anaknya jika tidak bisa masuk sekolah favorit atau negeri.

Ia bahkan, memberikan tips, agar orangtua tidak terburu-buru dalam mendaftarkan anaknya harus hari pertama disekolah yang diincar, sebab persaingan dengan sistim rangking dengan sistim PPDB ini sangat ketat. "Agar tidak menyulitkan nanti untuk mencari alternatif lain, sebaiknya daftarkan anak lihat dulu peluangnya di PPDB," katanya. (yas)


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved