Jum'at, 22 November 2019
Lantik Yan Prana jadi Sekdaprov Riau, Gubri Pesan Tuntaskan RAPBD 2020 | Jaksa Agung Israel Umumkan Kasus Korupsi Netanyahu | Ruli di Jl Garuda Sakti-Air Hitam Pekanbaru Dibisniskan, Pengakuan Penghuni Bayar Rp1,5 Juta | Saran IGI ke Nadiem: SMP Lima Mata Pelajaran, SMA Cukup Enam | Tingkat Ekonomi Konsumen Riau Terendah di Sumatera | Sebanyak 132.072 Warga Riau Doyan Pinjol
 
Advertorial Pemkab Bengkalis
Bupati: Jadilah GeNre
Pertumbuhan Ekonomi tak Lepas dari Jumlah Penduduk

Advertorial Pemkab Bengkalis - AZ - Selasa, 12/04/2016 - 19:46:58 WIB

BENGKALIS, Suluhriau-  Bupati Bengkalis Amril Mukminin menjelaskan, sekarang ini persaingan bukan saja antar negara, tetapi juga antar pemerintah daerah sangat ketat sekali.

Setiap daerah juga harus saling bersaing untuk mempercepat dan meningkatkan keberhasilan pembangunan di bidang ekonomi, karena semua pemerintah daerah ingin rakyatnya sejahtera.

Untuk itu, katanya, laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bengkalis juga harus dikendalikan. Jika tidak bisa dikendalikan, maka masyarakat akan sulit, bahkan tidak bisa bersaing dengan daerah lain karena beban kehidupan per keluarga yang tinggi akibat besarnya pengeluaran karena memiliki banyak anak.

"Salah satu program yang harus digalakkan dan harus didukung seluruh lapisan masyarakat di daerah ini untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk tersebut adalah program Keluarga Berencana (KB)," katanya.

Amril mengatakan itu ketika mencanangkan Kampung KB tingkat Kabupaten Bengkalis di Desa Resam Lapis, Kecamatan Bantan, Selasa (12/4/2016).

Mengingat banyak dan besarnya manfaat KB bagi sebuah keluarga, Amril mengajak seluruh warganya dan seluruh pemangku kepentingan terkait, menyukseskan program KB di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

Menurutnya, setiap orang bisa berpartisipasi untuk menyukseskan program KB ini. Misalnya, tokoh masyarakat dan pemuka agama dengan memberikan penerangan dan motivasi kepada masyarakat.

Untuk generasi muda, dengan menunda pernikahan sampai dengan usia yang ideal. Bagi pasangan yang menikah di usia muda dengan cara menunda kelahiran anak pertama sampai usia yang ideal.

Sementara untuk keluarga yang saat ini telah memiliki anak 4 atau 5 orang dengan cara menggunakan salah satu jenis alat kontrasepsi (Alkon), sehingga anaknya tidak bertambah menjadi 5 atau enam orang. Khususnya Alkon Jangka Panjang seperti spiral.

"Dan yang tak kalah penting, bagi generasi muda, jadilah GenRe atau Generasi Berencana. Rencanakan jika berkeluarga nanti punya anak cukup dua saja," ajak Amril.

Sempena pencanangan Kampung KB juga diresmikan Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Kampung KB Desa Resam Lapis yang ditandai dengan pembukaan papan selubung nama oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis Ny Kasmarni Amril.

Sedangkan untuk peresmian Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Madani Kampung KB Desa Resam Lapis, pembukaan papan selubung nama dilakukan istri Wakil Bupati Bengkalis Ny Linda Muhammad. (Adv)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved