Sabtu, 20 Juli 2019
Pekanbaru Raih Penghargaan Nasional dari Kemen-PPPA | Kehadiran Honda ADV 150 Buka Pasar Baru | Jokowi Beri Waktu Tim Teknis Polri 3 Bulan Tuntaskan Kasus Novel | Boeing Merugi Rp 68 Triliun karena Larangan Terbang 737 Max | Dua Oknum Pegawai Dishub Meranti Ditahan Kejari | Napi Ini Gantung Diri di Musalla Lapas
 
Rokan Hilir
Pasang Keling Terjang Pemukiman Warga di Rohil

Rokan Hilir - - Selasa, 20/09/2016 - 09:15:38 WIB

BAGANSIAPIAPI, Suluhriau- Akibat pasang keling yang terjadi pada Senin (19/9/2016) pagi membuat warga yang berdomisili disekitar pelabuhan menjadi panik dan berteriak dengan histeris.

Pasalnya, Pasang keling itu selain arusnya sangat kencang juga membawa lumpur memasuki rumah warga hingga setinggi mata kaki orang dewasa.

Akibat hantaman pasangan keliling di rumah warga jalan usaha I dan Usaha II dan SDN 019, dan Ponpes Asasiyah, kelurahan Bagan Barat Kecamatan,Kabupaten Rokan HIlir (Rohil), tidak bisa menjalankan aktifitas, sedangkan siswa terpaksa diliburkan.

Pimpinan Ponpes Aissiyah, Ustad Ibrahim mengatakan pasang keling mulai naik sekitar pukul 6.30 wib pagi. "Sebenarnya sudah dari semalam (minggu-red) airnya naik, tapi belum separah hari ini, "ujarnya.

Ibrahim mengakui, tingginya air pasang hingga mencapai 1 meter itu menyebabkan tenggelamnya dapur umum tempat memasak makanan santri, sehingga para santri tidak bisa sarapan pagi seperti biasanya.

Ditempat terpisah salah seorang warga setempat Eriayanto (44) menyampikan, akibat pasang keliling ini peralatan elektronik dirumah banyak yang rusak. Adapun alat elektronik yang rusak itu seperti, Tv, specker, digital dan kasur.

Sementara itu, Lurah Bagan Barat Andika Pratama mengatakan kalau pasang keling itu membuat ratusan rumah warga dimasuki air dan lumpur. Untuk mengantisipasi bencana ini pihaknya akan mengusulkan pembangunan tanggul di tepian sungai rokan ke pemkab rohil agar air laut itu tidak naik kepermukaan.

"Dalam waktu dekat kita akan usulkan pembangunan tanggul di seputaran sungai rokan agar terjadi pasang airnya tidak naik kepemukiman penduduk. Selain itu, kepada masyarakat agar melakukan gotong royong agar air itu cepat turun kesungai," ujarnya. (jmn)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved