Selasa, 25 Juni 2019
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan | Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi | 25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau | Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS | Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru | LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
 
Pendidikan
Beri Kuliah Umum di Kampus UIN
AHY Ajak Mahasiswa Siapkan Diri Hadapi Tahun 2045

Pendidikan - - sabtu, 04/11/2017 - 18:11:28 WIB

SULUHRIAU, Pekambaru- Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan kuliah umum di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.

Kuliah umum , Sabtu (4/11/2017) itu, selain dihadiri ribuan mahasiswa, hadir juga Rektor UIN Suska Prof DR H Munzir Hitami, Walikota Pekanbaru DR H Firdaus, MT anggota DPR RI Dapil Riau Sayed Abu Bakar, mantan Bupati Rohul Achmad, dan Sekretaris Masjid Istiqlal Jakarta Rusli Efendi.

Kuliah umum dihadiri ribuan mahasiswa. AHY memberi materi dengan tema "Indonesia Emas 2045" yang bertujuan bagaimana cara membuat generasi muda yang cemerlang.

Ia memaparkan bahwa pada tahun 2045 nanti, Indonesia berada di usia emas. Untuk itu, berbagai persiapan mesti disiapkan mulai hari ini, terutama bagi generasi muda seperti mahasiswa yang umurnya berkisar 18-21 tahun.

"Ada tiga syarat Indonesia emas, Indonesia harus aman dan damai, Indonesia harus adil dan sejahtera. Dengan kuncinya pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan keadilan, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, berpihak kepada kaum tidak mampu, tidak boleh dilakukan dengan semena-mena terhadap lingkungan hidup, Indonesia harus maju dan mendunia," kata AHY.

Tiga poin untuk menyiapkan generasi unggulan bangsa diantaranya, Kapasitas intelektual, Karakter dan Integritas serta Kepemimpinan efektif.

"Yang pertama, mari kita lengkapi dan bangun kapasitas intelktual, kita harus cerdas, kalau tidak kita maka akan kalah dengan robot dan kalah dengan pecipta robot. Tapi kecerdasan dan intelektual tidak cukup. Orang  yang cerdas tapi tidak berakhlak, berkarakter dan berintegritas maka akan sama dengan monster," ujar AHY putra sulung mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Ia mengatakan karakter harus dibangun sejak dini, karakter yang siap menghadapi tantangan, keluar dari zona zaman dan merubah ke arah yang lebih baik.

Sedangkan yang terakhir soal kepemimpin, harus mempunyai visi besar dengan aksi-aksi yang nyata, mempengaruhi pengikutnya demi tujuan besar tersebut.

AHY juga mengatakan Indonesia tidak boleh ketinggalan, sebab Indonesia adalah negeri yang besar dan mempunyai banyak potensi. "Marilah kita selalu menghasilkan produk-produk yang berkelas dunia, agar bangsa kita semakin dikenal. Karena produk dan jasanya patut dikosumsi oleh masyarakat dunia," cakapnya.

"Selain melalui produk-produk ungulan yang dipasarkan di pasar dunia, kita juga bisa memajukan dan menduniakan Indonesia yang kita cintai melalui prestasi kita, termasuk dalam bidang olahraga," lanjutnya.

Mantan calon gubernur DKI Jakarta ini juga menambahkan, sebagai bangsa yang besar  harus optimisme, jangan mau kalah dengan bangsa lain. "Mari kita siapkan genersi yang unggul untuk Indonesia emas tahun 2045," paparnya.

Diakuinya, akan banyak tantangan yang akan dihadapi oleh generasi bangsa terutama di bidang tekhnologi yang selalu berubah-ubah. Godaan sosial media pun ikut mempengaruhi hal itu.

"Sosial media jangan digunakan untuk memecah belah bangsa. Sekarang dengan mudahnya seseorang bisa dihancurkan karakternya, janganlah kita menjadi generasi yang memfitnah," ujarnya.

Ia mengajak mahasiswa untuk bekerja keras, selesaikan kuliahnya dengan perstasi. "Masa depan Indonesia ada di tangan adik-adik semuanya ini," pungkasnya.[has,nal]

Senin, 24/06/2019 - 20:42:23 WIB
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan
Senin, 24/06/2019 - 20:29:32 WIB
Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi
Senin, 24/06/2019 - 20:17:17 WIB
25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau
Senin, 24/06/2019 - 13:00:30 WIB
Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS
Senin, 24/06/2019 - 12:56:58 WIB
Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru
Minggu, 23/06/2019 - 22:25:39 WIB
Bakal Digelar Pekan Ketiga September
LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
Minggu, 23/06/2019 - 22:08:51 WIB
Gelar Aksi di Ruang Paripurn DPRD,
Mahasiswa Riau Protes soal Banjir di Paripurna HUT Pekanbaru ke-235
Minggu, 23/06/2019 - 11:02:56 WIB
Paripurna Istimewa Hari Jadi Pekanbaru ke-235: Sudah Banyak Dilakukan
Minggu, 23/06/2019 - 06:02:56 WIB
Catatan HUT Pekanbaru ke 235
Banjir dan Macet Masih Jadi Persoalan Kota Pekanbaru
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved