Senin, 22 Oktober 2018
Menlu Arab Saudi: Pembunuhan Khashoggi Adalah Kesalahan Besar dan Parah | Ini Tampang Pembunuh Sekeluarga yang Dibuang ke Sungai | Tim Kejari 'Geledah' Kantor Dishub Bengkalis, 70-an Dokumen Disita | Wacanakan Tes Urine ASN Pemko, BKP-SDM Akan Koordinasi dengan BBN | Sidak BKP-SDM, 18 ASN Pemko Pekanbaru Kedapatan tak Disiplin Jam Kerja | Lama Vakum Karena Biaya Operasional Tinggi, Bus Air Kembali Dioperasikan
 
Daerah
18 Calon Anggota PPS Diduga Terlibat Parpol, Panwaslu Bengkalis Surati KPU

Daerah - - Kamis, 09/11/2017 - 15:27:13 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Sebanyak 18 nama calon anggota PPS yang mendaftar di KPU Bengkalis diindikasikan terlibat Parpol.

Hal ini didapatkan berdasarkan hasil telaah yang dilakukan Panwaslu Kabupaten Bengkalis baru-baru ini.

Terhadap nama-nama calon anggota PPS yang diindikasikan terlibat Parpol berdasarkan telaah Panwaslu terhadap SK Parpol tersebut, Panwaslu Bengkalis saat sudah menyurati KPU Bengkalis agar ditindaklanjuti lebih jauh.

“Kita menemukan ada 18 nama calon anggota PPS se Kabupaten Bengkalis yang mendaftarkan diri sebagai anggota PPS, diduga sebagai pengurus Partai Politik baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Menyikapi hal ini kita telah menyurati KPU dan berkoordinasi dengan mereka agar dapat ditindaklanjuti,” terang Ketua Panwaslu Bengkalis Mukhlasin, Kamis (9/11/2017).

Seperti disampaikan Mukhlasin, terhadap 18 nama yang diduga terlibat Parpol tersebut, pihaknya memang belum memastikan bahwa yang bersangkutan apakah benar-benar terlibat pengurus Parpol. Namun berdasarkan telaah yang dilakukan ditemukan adanya kesamaan nama antara calon anggota PPS dengan nama-nama pengurus Parpol.

“Yang lebih tahu apakah nama-nama tersebut adalah pengurus parpol atau tidak, tentu KPU. Karena mereka sekurang-kurangnya memiliki data terkait pengurus parpol maupun anggota parpol yang mendaftar di KPU,” ujarnya lagi.

Mukhlasin juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat bersama-sama Panwaslu Bengkalis dalam melakukan pengawasan Pemilu maupun Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau mendatang dengan cara melaporkan adanya pelanggaran dalam setiap tahapan yang diselenggarakan KPU, termasuk pada proses penerimaan calon anggota PPS yang sedang berlangsung. [jan]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved