Rabu, 22 08 2018
Lima Jasad Utuh hingga Gigi Emas Terkubur di Makam Tol Semarang-Batang | Mesjid Al Azhar Shalat Idul Adha Hari Ini, Pembina Jelaskan Alasannya | Pejabat Eselon IV Dilantik Mendadak, Ini Pesan Sekko Pekanbaru | Komisi X Apresiasi Jepang yang Pulangkan 4 Atlet Asian Games Usai Sewa PSK | Majlis Tafsir Al Quran Shalat Idul Adha Selasa Pagi Ini | KPU Riau Banyak Terima Laporan Masyarakat Terkait DCS Bacaleg
 
Metropolis
Demo ke Kantor Walikota,
GMP Sebut Banyak Tempat Hiburan di Pekanbaru Tak Berizin

Metropolis - - Kamis, 09/11/2017 - 17:44:37 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Puluhan massa  mengatasnamakan Generasi Muda Pekanbaru (GMP) mendatangi Kantor Walikota Pekanbaru di Jalan Sudirman, Kamis (9/11/2017).

Dalam orasinya GMP menyebut banyak tempat hiburan yang tidak mengantongi izin di Pekanbaru.  Demo ini mendapat kawalan Satpol-PP Pekanbaru ini, GMP juga meminta ketegasan Walikota Pekanbaru melalui instansi terkait  menindak pelaku usaha hiburan malam yang diindikasi tidak patuh aturan di Pekanbaru Bumi Melayu ini.

"Pekanbaru berkembang pesat berdampak pada munculnya berbagai macam tempat  hiburan, namun disayangkan tempat-tempat hiburan tidak mematuhi aturan yang berlaku di Pekanbaru," kata Kordinator Aksi GMP, Arman dalam orasinya.

Arman mengatakan, pengoperasian tempat hiburan telah diatur sangat jelas di dalam Perda Kota Pekanbaru No 3 Tahun 2002 tentang hiburan umum dan aturan lainnya.

GMP menuding Pemko terkesan pembiaran melalui institusi terkait yang memiliki kewajiban untuk menegakkan Perda dinilai tebang pilih dalam menegakkan Perda.

"Satpol PP jangan hanya tegas pada Pedagang Kaki Lima (PKL)," katanya, sembari mengatakan, juga haru menertibkan tempat-tempat hiburan melanggar aturan, terutama soal jam operasional, tempat-tempat hiburan malam ini beroperasi diluar ketentuan yang berlaku.

GMP menyampaikan tuntutan yakni, mendesak Pemko Pekanbaru menegakkan Perda No.3 Tahun 2002 tanpa pandang bulu.

Mendesak pemerintah Pekanbaru memberi sanksi tegas kepada tempat-tempat hiburan yang terbukti melanggar aturan yang dengan terang-terangan beroperasi diluar ketentuan. Mendesak Pemerintah mengelar operasi pengawasan secara rutin lokasi- lokasi hiburan agar praktek-praktek prostitusi dan terhadap lokasi-lokasi peredaran narkoba dapat dicegah. [slt]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved