Minggu, 16 Desember 2018
Tenggelam 2 Hari Lalu, Warga Koto Tibun Ditemukan di Desa Terantang | Pengamat: Gaji Naik 5%, Jangan Jadi PNS kalau Mau Enak | Mobil Listrik Setara 1.900 Tenaga Kuda Lahir 2019 | Mobil Ketua DPC Gerindra Dilempar Batu, Begini Kondisinya | JPU Tuntut Mati 3 Kurir 55 Kg Sabu-sabu dan 46.716 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis | Kadiskominfotik Bengkalis Serahkan Email Sanapati ke-11 Kecamatan
 
Daerah
Polres Dharmasraya Diserang, Panah hingga Pesan Jihad Diamankan

Daerah - - Minggu, 12/11/2017 - 13:58:00 WIB

SULUHRIAU, Sumbar- Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti terkait penyerangan di Polres Dharmasraya, Sumbar. Barang bukti yang diamankan dari busur panah hingga kertas pesan jihad.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto, Minggu (12/11/2017). Barang bukti yang diamankan 1 buah busur panah, 8 buah anak panah, 2 buah sangkur, 1 bilah pisau kecil, 1 buah sarung tangan warna hitam, dan 1 lembar kertas yang berisikan Pesan Jihad dari 'Saudara Kalian Abu Azzam Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah'.

"(Barang bukti yang berhasil diamankan) 1 lembar kertas yang berisikan Pesan Jihad dari 'Saudara Kalian Abu Azzam Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah'," kata Rikwanto.

Penyerangan terjadi hari Ahad, (12/11/2017) pukul 02.45 WIB.

Berikut kronologi penyerangan di Mapolres Dharmasraya Sumbar:

Minggu (12/11):

Pukul 02.45 WIB
-Api membakar seluruh bagian gedung Mapolres Dharmasraya. Asal muasal api diduga dari bagian belakang bangunan antara Ruang Siwas dan Ruang Sitipol.

-Personel piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) mencoba untuk memadamkan api aambil teriak mencari pertolongan.

Pukul 03.00 WIB
-Pemadam kebakaran tiba di Mapolres Dharmasraya dengan dua unit mobil damkar.

-Saat proses pemadaman, salah satu personel damkar melihat dua orang berpakaian serba hitam dengan gerak-gerik mencurigakan dan membawa busur panah.

-Anggota polres mengepung kedua pria mencurigakan namun dibalas dengan melepaskan busur panah. Akhirnya polisi menembak mati kedua pria itu.

-Polisi menggeledah jasad kedua pria tersebut. Ditemukan 1 busur panah, 8 buah anak panah, dua buah sangkur, sebilah pisau kecil, sebuah sarung tangan warna hitam, selembar kertas yang berisikan pesan jihad.

Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Ini olah TKP dulu," kata Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Yoelianto.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat Irjen Fakhrizal beserta rombongan dalam perjalanan menuju Kabupaten Dharmasraya. Fakhrizal hendak mengecek langsung Mapolres Dharmasraya yang diserang.

"Kapolda sedang dalam perjalana menuju TKP (tempat kejadian perkara)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto dikutip dari detik.com Ahad, (12/11/2017).

Jarak antara Padang dengan Dharmasraya sejauh 220 kilometer atau selama 4-5 jam perjalanan darat. "Perjalanan ke sana (Mapolres Dharmasraya) bisa 4 sampai 5 jam karena itu kan perbatasan antara Sumbar dengan Jambi. 

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved