Senin, 19 November 2018
Buka Asistensi, Wabub Ingatkan OPD Penuhi kewajiban Keuangan Pajak | Hanya 227 Peserta Tes CPNS Pemko Pekanbaru Lulus Passing Grade SKD | Ini Penampakan Ular Piton Besar Ditangkap Warga Rohul | Empat Anggota DPRD Pekanbaru PAW Dilantik dan Diambil Sumpah | Sekda: ASN Meranti Berikan Pelayanan yang Nyaman Bagi Masyarakat | Heboh! Tahanan Pria Potong Alat Vitalnya Lalu Buang ke Kloset
 
Internasional
Rekor! Lukisan Yesus Karya Leonardo da Vinci Terjual Rp 6 Triliun

Internasional - - Kamis, 16/11/2017 - 10:10:16 WIB

SULUHRIAU, New York - Luar biasa! Lukisan wajah Yesus Kristus karya Leonardo da Vinci laku terjual seharga US$ 450,3 juta atau setara Rp 6 triliun dalam lelang di New York, Amerika Serikat (AS). Harga itu mencetak rekor sebagai karya seni termahal yang pernah dilelang.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Kamis (16/11/2017), lukisan dari tahun 1500 yang dikenal dengan nama 'Salvator Mundi' itu merupakan salah satu lukisan langka dari 20 karya autentik Da Vinci yang masih utuh hingga kini.

Rumah lelang Christie di New York awalnya memperkirakan lukisan itu hanya akan terjual sekitar US$ 100 juta. Itu berarti harga yang dicapai dalam lelang ini mencapai empat kali lipat dari harga perkiraan.

Harga itu juga mencapai dua kali lipat dibanding harga lukisan bernama 'Les Femmes D'Alger' karya Picasso yang terjual seharga US$ 179,4 juta (Rp 2,3 triliun) pada Mei 2015 lalu.

Lukisan 'Salvator Mundi' itu dibeli oleh seorang pembeli yang tidak menyebut identitasnya lewat telepon, setelah terjadi pertarungan tawar-menawar yang sengit selama nyaris 20 menit di rumah lelang Christie pada Rabu (15/11) waktu setempat.

Lukisan Leonardo da Vinci bernama Salvator Mundi di rumah lelang Christie, New YorkLukisan Leonardo da Vinci bernama Salvator Mundi di rumah lelang Christie, New York Foto: REUTERS/Peter Nicholls/File photo

Meskipun kurang detail dan kejelasan seperti 'Mona Lisa', karya Da Vinci lainnya, lukisan 'Salvator Mundi' ini mampu menarik perhatian banyak pengunjung selama dipamerkan di London, Hong Kong dan San Francisco.

Lukisan dengan panjang 66 cm dan lebar 45 cm ini menampilkan wujud manusia Yesus Kristus dalam pakaian era Renaissance, dengan satu tangan terangkat memberikan berkat dan satu tangan lainnya memegang sebuah bola kristal.

Lukisan ini awalnya berada di tangan Raja Prancis, Louis XII, sebelum akhirnya dimiliki oleh Pangeran Inggris Charles I. Karya seni ternama ini sempat dilaporkan hilang sejak akhir abad ke-18.

Saat lukisan ini kembali muncul dalam lelang tahun 1958, lukisan ini dianggap karya salinan dan hanya laku terjual 45 Poundsterling (Rp 790 ribu). Tahun 2005, lukisan itu didapatkan kelompok makelar seni dengan harga di bawah US$ 10 ribu (Rp 133 juta). Saat itu, kondisi lukisan ini sangat buruk dan harus dilukis ulang secara besar-besaran. Hal semacam ini biasa dilakukan terhadap lukisan autentik yang mengalami kerusakan. Proses pemulihan karya seni bersejarah ini memakan waktu lama dan butuh ketelitian tinggi.

Sebelum dilelang, lukisan ini dimiliki oleh seorang pengusaha Rusia bernama Dmitry Rybolovlev, yang membelinya dalam lelang tahun 2013 seharga US$ 127,5 juta (Rp 1,6 triliun).

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved