Senin, 21 Mei 2018
Kemenag Diminta Buat Daftar Penceramah Non-Muslim | Survei Indo Barometer: Soeharto Presiden Paling Berhasil | Diduga Cekcok Masalah Ayam, Pria Ini Tewas Dibacok Keponakannya | Masjid Jami Abu Darda Siapkan 1.500 Porsi Buka Puasa Gratis | Oknum TNI Tabrak Polantas Hingga ke Atap Mobil, Ini Penjelasan Kodam | Pemilik Mobil yang Tabrak Polantas Oknum TNI
 
Sosial Budaya
DPR Gelar Uji Kelayakan Marsekal Hadi Sebagai Panglima TNI Hari Ini

Sosial Budaya - Editor: Jandri - Rabu, 06/12/2017 - 07:42:01 WIB

SULUHRIAU- Komisi I DPR hari ini akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Fit and proper test akan digelar dengan sistem terbuka-tertutup.

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, uji kelayakan dan kepatutan Marsekal Hadi akan digelar pukul 10.00 WIB, Rabu (6/12/2017). Fit and proper test dimulai dengan adanya sesi pemeriksaan administrasi.

"45 menit pertama kita lakukan pemeriksaan administrasi. Sudah ada item-item yang akan ditanyakan. Kemudian 10.45 kita mulai fit and proper test. Setelah itu, kita akàn rapat tertutup untuk memutuskan menolak atau menyetujui, itu," ungkap TB di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12).

Fit and proper test Marsekal Hadi awalnya akan terbuka untuk umum. Namun untuk sesi pendalaman, uji kelayakan akan dilakukan secara tertutup.

"Rapat akan dilaksanakan ketika paparan visi-misi itu terbuka dan ketika pendalaman, karena ada banyak mungkin hal-hal yang sifatnya rahasia kita laksanakan tertutup," sebut TB.

Mayoritas fraksi di DPR memberi dukungan untuk Marsekal Hadi. Perwira tinggi TNI yang kini menjabat sebagai KSAU itu dinilai memenuhi kualifikasi untuk menjadi Panglima TNI. Dia juga dianggap bisa meneduhkan institusi TNI jelang tahun-tahun politik ke depan dalam rangka pilkada serentak pada 2018 serta Pileg dan Pilpres di 2019.

"Saya yakin mampu memposisikan TNI tetap berada di zona sapta marga yang netral terhadap kekuatan politik mana pun," ucap Ketum PPP Romahurmuziy.

Meski ada banyak yang mendukung Marsekal Hadi, Fraksi PKS menyatakan masih menunggu fit and proper test sebelum menentukan sikap apakah menerima atau menolak. Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyatakan siap melakukan uji kelayakan dan kepatutan terahdap Hadi.

"Kita fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) dulu. Kita lihat visi-misinya tentang menjaga negara dan pemahaman serta kesadaran tentang berbagai ancaman negara zaman sekarang ini," ucap anggota Komisi I DPR tersebut.

Sementara itu, Fraksi Gerindra tampak agak segan mendukung Marsekal Hadi sebagai Panglima TNI yang baru. Sebab Hadi dinilai belum memiliki prestasi yang luar biasa.

"Saya terus terang, sebagai KSAU, saya kira beliau belum terlalu lama jabatannya di situ. Dan menurut saya tidak ada prestasi yang luar biasa. Tidak ada juga ide-ide yang luar biasa. Tetapi seorang prajurit, perwira tinggi, beliau cukup baik," tutur Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani.

Setelah penunjukan Presiden Joko Widodo kepada dirinya sebagai Panglima TNI, Marsekal Hadi belum banyak berbicara. Dia hanya memohon doa agar prosesnya menuju pucuk pimpinan TNI bisa berjalan lancar.

"Nanti saja ya, tak dongengi panjang. Mohon doanya," kata Hadi singkat, Selasa (5/12).

Sumber: detik.com

Minggu, 20/05/2018 - 15:37:58 WIB
200 Nama Mubaligh Direkomendasi,
Kemenag Diminta Buat Daftar Penceramah Non-Muslim
Minggu, 20/05/2018 - 15:14:29 WIB
20 Tahun Reformasi
Survei Indo Barometer: Soeharto Presiden Paling Berhasil
Minggu, 20/05/2018 - 15:04:11 WIB
Diduga Cekcok Masalah Ayam, Pria Ini Tewas Dibacok Keponakannya
Minggu, 20/05/2018 - 15:00:52 WIB
Serba-Serbi Ramadhan
Masjid Jami Abu Darda Siapkan 1.500 Porsi Buka Puasa Gratis
Minggu, 20/05/2018 - 13:17:33 WIB
Oknum TNI Tabrak Polantas Hingga ke Atap Mobil, Ini Penjelasan Kodam
Minggu, 20/05/2018 - 12:55:23 WIB
Pemilik Mobil yang Tabrak Polantas Oknum TNI
Minggu, 20/05/2018 - 12:06:44 WIB
Menag: Daftar Mubaligh untuk Jawab Pertanyaan Masyarakat
Minggu, 20/05/2018 - 12:00:59 WIB
Pemuda Muhammadiyah Minta Kemenag Anulir Daftar 200 Mubaligh
Minggu, 20/05/2018 - 11:37:52 WIB
Kaitkan Bom dan #2019GantiPresiden, Dosen USU Ditangkap
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved