Senin, 21 Mei 2018
Kemenag Diminta Buat Daftar Penceramah Non-Muslim | Survei Indo Barometer: Soeharto Presiden Paling Berhasil | Diduga Cekcok Masalah Ayam, Pria Ini Tewas Dibacok Keponakannya | Masjid Jami Abu Darda Siapkan 1.500 Porsi Buka Puasa Gratis | Oknum TNI Tabrak Polantas Hingga ke Atap Mobil, Ini Penjelasan Kodam | Pemilik Mobil yang Tabrak Polantas Oknum TNI
 
Hukrim
Korban Dibunag di Pinggir Jalan,
Kawanan Rampok Bersenjata Api Gasak 3 Kg Emas di Pelalawan

Hukrim - - Kamis, 07/12/2017 - 11:06:37 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Komplotan perampok bersenjata api rakitan menggasak 3 kg emas dari pedagang. Selain emas, uang milik pedagang Rp 160 juta juga digondol.

"Pelakunya ada 4 orang pria. Mereka masing-masing membawa senjata api yang kita duga rakitan yang menodongkan kepada pegadang emas yang baru pulang jualan," kata Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Polius Hendriawan kepada wartawan, Kamis (7/12/2017).

Polius menjelaskan, dalam peristiwa ini ada 3 orang pedagang emas asal Pekanbaru yang menjadi korban. Mereka adalah, Firdaus, M Nasir dan Wati.

Pedagang emas ini baru saja pulang berjualan di Kecamatan Langgam, Kab Pelalawan pada Rabu (6/11/2017) sekitar pukul 17.30 WIB. Mereka menuju pulang ke Pekanbaru. Tiga pegadang ini berada satu mobil Avanza.

Sampai di wilayah perbatasan antara Pelalawan dan Pekanbaru mobil yang ditumpangi dipepet mobil Avanza warna hitam yang ditumpangi perampok.

"Setelah itu, salah satu pelaku memecahkan kaca bagian depan langsung menodongkan senjata api. Pedagang tak berkutik, tiga pelaku perampok lainnya masuk dalam mobil sambil menodongkan senjata," kata Polius.

Di dalam mobil pegadang itu, kata Polius, langsung mengambil emas dan uang yang ada. Korban atas nama Firdaus kehilangan 1 kg emas dan uang Rp 80 juta. Korban atas nama M Nasir kehilangan 2 Kg emas dan uang juga sebanyak Rp 80 juta. Untuk korban Wati hanya dirampas HP-nya.

"Para pegadang ini dipukuli lantas diikat dan mulutnya dilakban. Dan para korban dibawa perampok dengan menggunakan mobil korban lantas mereka dibuang di pinggir jalan," kata Polius.

"Kita menyarankan agar korban melaporkan kasus ini ke Polres Pelalawan tempat korban mengalami kejadian," tutup Polius dikutip suluhriau.com dari detik.com [dtc]

Minggu, 20/05/2018 - 15:37:58 WIB
200 Nama Mubaligh Direkomendasi,
Kemenag Diminta Buat Daftar Penceramah Non-Muslim
Minggu, 20/05/2018 - 15:14:29 WIB
20 Tahun Reformasi
Survei Indo Barometer: Soeharto Presiden Paling Berhasil
Minggu, 20/05/2018 - 15:04:11 WIB
Diduga Cekcok Masalah Ayam, Pria Ini Tewas Dibacok Keponakannya
Minggu, 20/05/2018 - 15:00:52 WIB
Serba-Serbi Ramadhan
Masjid Jami Abu Darda Siapkan 1.500 Porsi Buka Puasa Gratis
Minggu, 20/05/2018 - 13:17:33 WIB
Oknum TNI Tabrak Polantas Hingga ke Atap Mobil, Ini Penjelasan Kodam
Minggu, 20/05/2018 - 12:55:23 WIB
Pemilik Mobil yang Tabrak Polantas Oknum TNI
Minggu, 20/05/2018 - 12:06:44 WIB
Menag: Daftar Mubaligh untuk Jawab Pertanyaan Masyarakat
Minggu, 20/05/2018 - 12:00:59 WIB
Pemuda Muhammadiyah Minta Kemenag Anulir Daftar 200 Mubaligh
Minggu, 20/05/2018 - 11:37:52 WIB
Kaitkan Bom dan #2019GantiPresiden, Dosen USU Ditangkap
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved