Rabu, 11 Desember 2019
Ratusan Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat Rohul Ikuti Pembekalan Wawasan Kebangsaan | Seorang Karyawan IKPP Tewas Terpotong-potong Mesin Potong Kayu | Apakah Pertanyaan Kubur Diperuntukkan Semua Manusia atau hanya Muslim Saja? | Nadiem: Ujian Nasional Adalah Beban Stress Siswa, Akan Ada Penggantinya di 2021 | Rakor dengan Pimpinan Daerah, Ini yang Disampaikan Gubri Syamsuar | Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme
 
Sosial Budaya
PKS Kirim Surat Terbuka untuk Trump dan Ancam Boikot Produk AS

Sosial Budaya - Editor: Jandri - Minggu, 10/12/2017 - 11:40:58 WIB

SULUHRIAU-  Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menyampaikan sikapnya terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sohibul mengatakan, dirinya telah membuat surat terbuka untuk Donald Trump.

"Saya telah menyelesaikan surat terbuka kepada Donald Trump mudah mudahan surat terbuka ini sudah kita kirimkan," kata Sohibul dalam orasinya saat berdemo di depan Kedubes AS, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Ahad,(10/12/2017).

Sohibul mengatakan, surat terbuka yang dikirimkannya berisi beberapa permintaan kepada pemerintah Amerika Serikat. Yaitu mencabut keinginan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

"Kami menuntut dalam surat itu agar pemerintah AS menyadari kesalahan dan mencabut keinginannya untuk menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel," ujar Sohibul.

Sohibul mengatakan bila suratnya ini tidak didengar maka akan dilakukan pemboikotan terhadap produk Amerika. Menurutnya hal ini akan menjadi opsi kedua selain surat terbuka.

"PKS mengambil opsi untuk boikot Amerika saya katakan PKS ingin lebih adil, lebih semangat. Upaya persuasif, tetapi kalau itu tidak diikuti juga maka boikot produk AS itu adalah opsi yang mungkin kami pikirkan," ujar Sohibul.

Sohibul tak membacakan isi surat terbuka tersebut dalam orasinya. Surat itu nantinya akan dikirimkan via Kantor Kedubes AS.

"Kita berharap dengan aksi semacam ini paling tidak kita memberikan kontribusi. Bagi pemerintah AS, untuk mereka memikirkan ulang," sambungnya.

Sumber: detik.com

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved