Kamis, 04 Juni 2020
Sekdes Bagan Laguh Dilantik, Pj Kades Harapkan Bisa Bersinergi | Ketua Korwil FPII Didampingi Camat Bintan Timur Bagikan Masker ke Warga di Tugu Antam | Blokir Internet Papua, Hakim PTUN Nyatakan Presiden dan Menkominfo Langgar Hukum | Disebut Pakai Dana Haji 2020 untuk Perkuat Rupiah, BPKH: Tidak Benar! | 4 Hari Terseret Arus Sungai Potai, Bocah di Kuansing Akhirnya Ditemukan Meninggal | Polres Pelalawan Bekuk Bandar Narkoba di Desa Bukit Kesuma
 
Sosial Budaya
PKS Kirim Surat Terbuka untuk Trump dan Ancam Boikot Produk AS

Sosial Budaya - Editor: Jandri - Minggu, 10/12/2017 - 11:40:58 WIB

SULUHRIAU-  Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menyampaikan sikapnya terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sohibul mengatakan, dirinya telah membuat surat terbuka untuk Donald Trump.

"Saya telah menyelesaikan surat terbuka kepada Donald Trump mudah mudahan surat terbuka ini sudah kita kirimkan," kata Sohibul dalam orasinya saat berdemo di depan Kedubes AS, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Ahad,(10/12/2017).

Sohibul mengatakan, surat terbuka yang dikirimkannya berisi beberapa permintaan kepada pemerintah Amerika Serikat. Yaitu mencabut keinginan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

"Kami menuntut dalam surat itu agar pemerintah AS menyadari kesalahan dan mencabut keinginannya untuk menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel," ujar Sohibul.

Sohibul mengatakan bila suratnya ini tidak didengar maka akan dilakukan pemboikotan terhadap produk Amerika. Menurutnya hal ini akan menjadi opsi kedua selain surat terbuka.

"PKS mengambil opsi untuk boikot Amerika saya katakan PKS ingin lebih adil, lebih semangat. Upaya persuasif, tetapi kalau itu tidak diikuti juga maka boikot produk AS itu adalah opsi yang mungkin kami pikirkan," ujar Sohibul.

Sohibul tak membacakan isi surat terbuka tersebut dalam orasinya. Surat itu nantinya akan dikirimkan via Kantor Kedubes AS.

"Kita berharap dengan aksi semacam ini paling tidak kita memberikan kontribusi. Bagi pemerintah AS, untuk mereka memikirkan ulang," sambungnya.

Sumber: detik.com

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved