Kamis, 19 Juli 2018
Protes Kenaikan Upah Minim, Ratusan Buruh Demo di Kantor SKK Migas | Pemko Siapkan Penyambutan Api Obor Asian Games XVIII 2018 | Mendikbud Berencana Terapkan Sistem Zonasi di Sekolah Swasta | Agen Intelijen Rusia Maria Butina Tawarkan Seks Demi Jabatan | Rumah Mardani Ali Sera Dilempar Molotov, Polisi: Pelempar Diduga 2 Orang | 79 Kabupaten/Kota Berlomba Jadi Terbaik Predikat Sekolah Sehat
 
Metropolis
Pulang Dari Bali,
LAM Riau dan Berbagai Ormas Sambut Abdul Somad di Bandara SSK II Pekanbaru

Metropolis - - Minggu, 10/12/2017 - 13:56:34 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu ulama asal Riau, Ustazd Abdul Somad, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau dan sejumlah organisasi kemasyarakatan menyambut kedatangan Ustaz Abdul Somad di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru yang pulang berdakwa dari Bali.

Ustazd Abdul Somad (UAS) mendarat di Pekanbaru pada pukul 13.00 WIB siang menggunakan pesawat Garuda dari Jakarta.

Aksi penyambutan ini dilakukan secara spontan oleh sejumlah pihak. Bahkan solidaritas begitu cepat menyebar di media sosial WA. Pasalnya dalam pemeberitaan beberapa hari ini, Abdul Somad mendapatkan tekanan saat bersafari dakwah di Bali.

"Aksi penolakan terhadap Abdul Somad selama di Bali ini sangat kami sayangkan dan mencoreng NKRI itu sendiri," ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Harian LAM Riau, Syahril Abubakar Ahad (10/12/2017).

Dijelaskan Syahril bahwa sosok Abdul Somad merupakan tokoh Islam dan juga berasal dari Tanah Melayu. Saat ini Abdul Somad tidak hanya jadi kebanggan Melayu, tetapi juga Indonesia. Dia juga menjadi Anggota Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau dari unsur ulama.

"Kami dari LAM Riau mengambil sikap mendukung Abdul Somad. Kita juga meminta ada langkah hukum yang diambil atas aksi intoleran di Bali ketika Abdul Somad berdakwah ke Bali," kata Syahril.

Menurutnya, sebagai orang Melayu Riau, semangat NKRI sudah ada sejak lama. Sejak negara berdiri, Sultan Siak sudah menyerahkan kedaulatan dan juga aset kerajaan ke negara tanpa syarat. Hingga saat ini, hasil bumi Riau juga dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.

"Jadi jika dituduh Abdul Somad anti NKRI, tentu tidak benar. Apalagi beliau juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)," ungkap Syahril. [jan,ckl,has]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved