Sabtu, 20 Januari 2018
Uang Rp50 Juta dari OTT Kades Rantau Binuang Sakti Rohul Disita | Anggota Polantas Ditemukan Tewas Bersimbah Darah | Oknum Kades di Rohul Kena OTT, 5 Orang Lainnya Turut Diamankan | Dua Truk Terbenam Akibat Jalan Kubang Raya Rusak Parah | 23 Tahun Berpisah, Wasito Terus Telusuri Jejak Ibunya di Bengkalis | Suzuki Ertiga VS Toyota Rush Tabrakan Maut di Jalan Tengku Bey Pekanbaru
 
Nasional
KY Pantau Sidang Perdana Setya Novanto di Pengadilan Tipikor

Nasional - - Rabu, 13/12/2017 - 09:30:58 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- Komisi Yudisial (KY) memastikan akan memantau sidang perdana tersangka korupsi KTP Elektronik Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) hari ini, Rabu (13/12/2017).

Pemantauan dilakukan secara terbuka ataupun tertutup. Pemantauan terbuka dilakukan dalam rangka menilik kepatuhan hakim sebagaimana ketentuan ketentuan beracara dalam persidangan. Sedangkan pemantauan terutup untuk melihat perilaku hakim di luar persidangan.

"Kami pastikan KY turun kembali untuk melakukan proses pemantauan sidang Tipikor dalam SN tersebut," kata Juru Bicara KY Farid Wajdi.

KY mengimbau peradilan di Indonesia dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya dan tidak terpengaruh intervensi pihak manapun. Independen juga tidak berarti mengabaikan perhatian publik dan perkembangan hukum.

Sementara itu, KY juga mengimbau publik tetap fokus pada upaya hukum dan menghormati proses tersebut sesuai dengan proporsinya.

KY mengungkapkan, Ketua dan Majelis Hakim yang menyidangkan kasus Novanto tercatat belum pernah dilaporkan atas dugaan pelanggaran etik.

"Semuanya. Ketua dan anggota majelis hakim sidang tipikor SN di PN Jakpus belum ada laporan berkaitan dengan dugaan perilaku pelanggaran etik yang diterima KY," ungkap Farid.

Sidang perdana untuk tersangka Setnov dalam kasus korupsi e-KTP yang merugikan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun ini akan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Yanto dan empat anggota Majelis Hakim yakni Franky Tambuwun, Emilia Djajasubagja, Anwar, dan Ansyori Syaifudin.

KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, tahun anggaran 2011-2012. Penetapan tersangka Novanto sejalan dengan telah diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) pada 31 Oktober 2017.

Setya Novanto diduga melakukan korupsi bersama Anang Sugiana Sudiharjo, Andi Agustinus, Andi Narogong, Irman, dan Sugiharto.

Atas perbuatannya, S‎etya Novanto disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang Republik Inonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor Juncto pasal 55 ayat (1) ke-1‎ KUHP‎. [okz]


Sabtu, 20/01/2018 - 11:54:04 WIB
Diduga Pungli Urus Surat Tanah,
Uang Rp50 Juta dari OTT Kades Rantau Binuang Sakti Rohul Disita
Sabtu, 20/01/2018 - 11:25:03 WIB
Anggota Polantas Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Jumat, 19/01/2018 - 21:24:52 WIB
Oknum Kades di Rohul Kena OTT, 5 Orang Lainnya Turut Diamankan
Jumat, 19/01/2018 - 20:47:56 WIB
Ini Potret Infrastruktur Riau,
Dua Truk Terbenam Akibat Jalan Kubang Raya Rusak Parah
Jumat, 19/01/2018 - 20:22:49 WIB
Diskominfotik Ikut Fasilitasi,
23 Tahun Berpisah, Wasito Terus Telusuri Jejak Ibunya di Bengkalis
Jumat, 19/01/2018 - 12:20:58 WIB
Suzuki Ertiga VS Toyota Rush Tabrakan Maut di Jalan Tengku Bey Pekanbaru
Jumat, 19/01/2018 - 10:25:30 WIB
Perburuan Liar Dominasi Kematian Gajah Sumatera
Jumat, 19/01/2018 - 09:42:44 WIB
Dituding Tutup Mata Soal Kerusakan Jalan, Ini Jawab Plt Kadis PUPR Bengkalis
Jumat, 19/01/2018 - 09:02:03 WIB
BI: Pertumbuhan Ekonomi Riau Triwulan I 2018 Diprediksi Capai 2,75 %, Namun...
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved