Kamis, 06 08 2020
Wanita Pasien Covid-19 Ini Lompat dari Lantai 12 RS Royal Prima | Undangan Sudah Disebar dan 2 Hari lagi Menikah, Calon Manten Pria Ditemukan Gantung Diri | Politikus Garis Keras Denmark Umumkan Rencana Bakar Kitab Suci Alquran di Swedia | Di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Tinjau PBM Tatap Muka SMP Sederajat Diberlakukan di Meranti | Bupati Meranti Tinjau Proyek Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Cetak Sawah di Kecamatan Rangsang | Warga Keluhkan Jalan Lintas Sontang Duri yang Hingga kini Masih Rusak Parah
 
Hukrim
Jaksa Babel Tergopoh-gopoh Gendong Duit Segunung, Uang Apa Ya?

Hukrim - - Rabu, 20/12/2017 - 21:17:03 WIB

SULUHRIAU, Pangkalpinang - Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel) menerima uang pengembalian hasil korupsi sebesar Rp 1,7 miliar dari tersangka Suwidi.

Sebelumnya, Suwidi, yang merupakan mitra LPDB, telah mengembalikan Rp 300 juta pada saat penyidikan kasus korupsi Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Kajati Babel Aditya Warman mengatakan, dalam penuntasan kasus tindak pidana korupsi tidak hanya memenjarakan pelakunya. Pengembalian kerugian negara juga diutamakan. Total yang dikembalikan ke kas negara dalam kasus itu sebesar Rp 2 miliar.

"Pengembalian uang negara ini bisa dilakukan saat penyidikan, bisa saat penuntutan dan pada saat eksekusi juga bisa kita lakukan," kata Aditya, Rabu (20/12/2017).

"Untuk hari ini, diwakili keluarga tersangka mengembalikan Rp 1,7 miliar ke penuntut umum," tegasnya.

Kendati pihak tersangka telah beriktikad baik mengembalikan uang korupsi, hal itu tidak menyurutkan pihak jaksa untuk tetap terus melanjutkan proses hukum yang sedang berlangsung.

"Tidak akan mempengaruhi proses hukum. Namun dengan adanya iktikad baik mengembalikan uang kerugian negara ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk yang bersangkutan," ujar Aditya.

Diketahui, Suwidi merupakan Direktur CV Billiton Makmur dan mendapat kucuran LPDB sebesar Rp 2 miliar pada 2013. Namun, karena kredit macet, Suwidi pun dinilai telah merugikan keuangan negara dan sempat ditahan.

Sumber: detik.com | Editor: Khairul

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved