Kamis, 26 November 2020
TPAKD Meranti Dikukuhkan, Wagub Harap Percepat Akses Ekonomi Terutama UMKM Berbasis Hilirisasi | 4 Siswa Didakwa dalam Kasus Pemenggalan Guru di Prancis | Biadab, Istri Sedang Shalat Tahajut Ditusuk Suami Hingga 13 Kali | Habib Rizieq Dirawat di RS Ummi Bogor | Dituding Pengamat Bisa Pecah Belah Umat Karena Dukung Calon Pilkada, Ini Klarifikasi UAS | Belum Surut, Banjir di Desa Sontang Rendam Sejumlah Mushalla
 
Metropolis
Deklarasi Syamsuar-Edy Natar
"Pasangan Birokrat dan Militer Akan Mampu Bawa Riau Lebih Maju"

Metropolis - - Minggu, 07/01/2018 - 16:39:12 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Orasi Deklarasi paslon Syamsuar-Edy Natar menggema di Lapangan Bukit Senapelan, Pekanbaru Ahad (7/1/2018).

Ribuan warga memadati Lapangan Bukit tersebut.  Pasangan Syamsuar-Edy Natar diusung PAN, NarDem, dan PKS. Pekikan semangat dari para tokoh politik menggeman. Kalimat "Allahu Akbar" membuat semangat para hadirin.

Di depan ribuan warga pendukung Koalisi Riau Bersatu (Karib), Wakil Ketua DPP PAN, Jhon Erizal, menyampaikan, bahwa kolaborasi birokrat dan militer serta koalisi Parpol ini akan mampu membawa Riau lebih maju lagi.

“Segudang prestasi Syamsuar, hampir 100 prestasi sepanjang dia memimpin Siak. Sedangkan Edy Natar tahu betul soal torirorial sehingga kami tidak ragu mengusung pasangan ini,” tambah Ketua DPW NasDem, Iskandar Husein.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS, Khairul Anwar, turut menyampaikan orasi politik. Khairul mengatakan, belajar dari peristiwa Pilkada sebelumnya, maka jangan salah mengusung karena kerugian sangat besar.

“Atas dasar itulah PKS mengusung pasangan Syamsuar dan Edy Natar. Syamsuar adalah pemimpin yang berhasil membangun ahklak rakyat. Edy Natar pula mampu menciptakan keamanan di Riau sebagai Danrem. Pasangan ini adalah pemimpin yang berpengalaman,” ungkapnya.

Orasi juga ditambahkan Wan Abu Bakar yang mengatakan. “Saya tahu persoalan Riau, kita paham tentang pemerintahan karena kita pernah menjabat Gubernur Riau. Riau perlu pemimpin yang beraklak, dekat dengan masjid, peminpin yang beriman,” katanya.

“Riau rindu dengan pemimpin yang jujur, tawaduk. Sekarang tanggungjawab kita semua, memilih pemimpin Riau ke depan yang bukan berpura-pura beriman, keluar masjid berbuat maksiat,” ungkap Wan Abu Bakar

Sedangkan, sebelum Amin Rais menyampaikan orasinya dan pembacaan pernyataan deklarasi yang dibacakan Ketua DPW PAN Riau, Irwan. Dan wargapun mendengarkan dakwah lewat untaian nada dari penyanyi religius Opick. [has]



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved