Senin, 23 April 2018
Bus Rombongan Muslimat Masuk Jurang Tewaskan 3 Orang, Ini Kronologisnya | Pernah Bertugas di Kampar, Wakapolres Labuhanbatu Tewas di Sungai Barombang | Pergelaran Seni Budaya Ala KPU Sosialisasi Pemilu 2019 | DPT Pilgubri 2018 3.622.488, KPU Tetap Tindaklanjuti Data Bermasalah | Dugaan Pelanggaran Pilkada Plt Bupati Siak dan Pj Bupati Inhil Dihentikan | Bazar MTQ ke-I Tingkat Kec Bathin Solapan Diikuti 14 Stand
 
Politik
Fadli Zon Bantah Tudingan La Nyalla Soal Prabowo Minta Duit Miliaran

Politik - - Kamis, 11/01/2018 - 20:30:44 WIB

SULUHRIAU, Jakarta - La Nyalla Mattalitti menuding Ketum Gerindra Prabowo Subianto meminta duit miliaran rupiah untuk rekomendasi Pilgub Jatim 2018. Waketum Gerindra Fadli Zon menepis tudingan La Nyalla.

"Kalau dari Pak Prabowo nggak ada ya, dan saya tidak pernah mendengar dan juga menemukan bukti semacam itu ya," kata Fadli Zon kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Menurut Fadli, Prabowo memang pernah bertemu La Nyalla. Namun yang dibahas adalah persiapan dana untuk Pilgub Jatim 2018 dari sisi La Nyalla, bukan meminta mahar.

"Kan belum tentu dananya dia bisa, juga penggalangannya. Jadi saya kira bukan untuk Pak Prabowo atau untuk DPP Gerindra, saya kira itu lebih untuk pada persiapan calon yang bersangkutan," ujar Fadli.

Fadli mengatakan Jawa Timur adalah provinsi besar. Perlu dana besar untuk pemenangan, baik yang digunakan sebagai ongkos perjalanan kampanye, maupun membayar saksi. Konteks pembahasan Prabowo dengan La Nyalla, kata Fadli, soal kesiapan dari mantan Ketum PSSI itu, bukan meminta uang.

"Saya kira wajar soal hal itu. Bukan untuk kepentingan pribadi atau kepentingan partai, tapi untuk kepentingan yang bersangkutan," ujar Wakil Ketua DPR ini.

"Pak Prabowo ini... sekali lagi, untuk saksi itu kan harus ada transport-nya. Saya nggak tahu ya, saya harus cek dulu, kalau itu disebut untuk saksi, saya kira masih wajar, karena memang misalnya kita harus menyiapkan sekian ribu saksi di setiap TPS yang mereka mencatat, kan mereka harus diberikan transportasi, konsumsi pada waktu hari H maupun persiapan sebelumnya," sambung Fadli.

Fadli merasa ada miskomunikasi. Dia berulang kali menegaskan tak ada permintaan duit dari Prabowo ke La Nyalla. "Saya kira itu miskomunikasi lah ya," ujar Fadli.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved