Selasa, 19 Februari 2019
Disdukcapil Natuna Luncurkan Layanan 'Pak Malaw' Urus Akte Kematian | 16 SLTA Sederajat di Kecamatan Tampan Ikuti Sosialisasi Pemilu Pemula | Ratusan Kampus Swasta Bermasalah Ditutup Menristekdikti | Satpol PP Bengkalis 'Garuk' PKL di Trotoar Jl Sudirman, Ini UU yang Bisa Menjerat yang Bandel | Pengcab Perbakin Meranti Terbentuk, Aprizal: Potensi Atlet Menembak Di Meranti Banyak | Azmi Mengudurkan Diri Dirut PT TPM?
 
Pendidikan
Diminta Jamaah Jadi Gubernur Riau, Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad

Pendidikan - - Senin, 15/01/2018 - 21:03:29 WIB

SULUHRIAU- Siapa yang tidak kenal Ustadz Abdul Somad (UAS). Jadwal ceramah Dosen UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau ini sering kali dinanti-nanti.

Video Ustadz Abdul Somad yang tayang di media sosial sering kali viral. Materi ceramah yang ringan dan diselingi guyon segar membuat jamaah atau warganet yang melihat tidak bosan.

Ustadz Abdul Somad ditiap ceramah juga menyempatkan tanya jawab dengan jamaah. Pada satu video yang diupload akun Bujang Hijrah di Youtube, Ustadz Abdul Somad mendapat pertanyaan apakah dia bersedia menjadi Gubernur Riau atau tidak. "Saya ini PNS. PNS itu enggak boleh ikut politik praktis, itu pertama. Kedua, saya tidak punya bakat kepemimpinan," sebutnya dalam video yang berjudul "Ciri pemimpin yang layak dipilih."

Yang membuat terenyuh adalah jawaban UAS yang lebih memilih jadi guru ketimbang harus jadi Gubernur Riau. "Biarlah saya sampai tua jadi guru mengaji. Kalau nanti suara saya tidak keluar lagi, umur sudah 50 tahun, 60 tahun, saya tetap akan mengajarkan ngaji dirumah saya. Anak-anak dekat rumah saya akan saya ajar ngaji," katanya.

UAS ingin hingga akhir hayat dirinya dikenal sebagai guru ngaji, bukan gubernur. "Sampai malaikat maut datang, saya mau menjadi guru mengaji."

UAS juga berpesan agar masyarakat memilih pemimpin yang amanah dan adil. Jangan sampai salah pilih, harus melihat track record calon Gubernur Riau. " Kalau diberikan kepada orang yang tidak layak. Tunggulah kehancuran, Riau tak kan bergerak, jalan ditempat. Kalau tidak mundur ke belakang," pesannya. [jan,rdc]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved