Jum'at, 22 Maret 2019
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019 | Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa | Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC | Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris | Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas! | Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
 
Hukrim
Pencuci Uang Terbesar di Dunia Tertangkap

Hukrim - - Senin, 05/02/2018 - 09:51:24 WIB

SULUHRIAU- Sebuah investigasi yang dilakukan oleh program Four Corners ABC mengungkap bagaimana para penegak hukum Australia memulai operasi rahasia skala internasional yang berhasil menangkap pelaku pencucian uang terbesar di dunia.

Pria bernama Altaf Khanani pernah masuk dalam daftar orang paling dicari oleh kepolisian internasional selama beberapa dekade. Dia dituduh membantu melakukan pencucian uang senilai jutaan dolar bagi geng motor, kartel narkoba dan bahkan kelompok teroris.

Pada tahun 2014, pihak berwenang Australia melakukan pendekatan kepada penegak hukum As dalam pemberantasan narkoba. Pendekatan ini melibatkan strategi berisiko tinggi: menyerahkan lebih dari $ 1 juta dolar kepada Khanani, dengan harapan bisa menangkapnya melakukan pencucian dana tersebut.

Mantan manajer Australian Criminal Intelligence Commission Richard Grant kepada Four Corners ABC menjelaskan, tindakan ini seperti berjudi.

"Jika kita tidak mengambil risiko, kita tidak akan mendapatkan hasil," katanya.

Detektif dari Kepolisian New South Wales Scott Cook mengatakan bahwa Khanani yang merupakan pria asal Pakistan, yang menjalankan operasinya di Dubai, melakukan pencucian uang senilai ratusan juta dolar bagi para penjahat di Australia.

"Di seluruh dunia jaringan itu bertanggung jawab atas pencucian uang senilai miliaran dolar," jelasnya.

Setelah operasi penyamaran yang berlangsung 10 bulan, Khanani akhirnya ditangkap di Panama dan diekstradisi ke AS dan sekarang dipenjara di sana.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri


Kamis, 21/03/2019 - 21:11:32 WIB
Turnamen Ditutup Sekda,
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019
Kamis, 21/03/2019 - 20:53:14 WIB
Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa
Kamis, 21/03/2019 - 16:16:34 WIB
Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC
Kamis, 21/03/2019 - 15:46:12 WIB
Menguat Tuntan Revisi Perwako No 7/2019
Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris
Kamis, 21/03/2019 - 14:56:26 WIB
Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas!
Kamis, 21/03/2019 - 14:42:59 WIB
Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
Kamis, 21/03/2019 - 14:30:59 WIB
Riau Dapat Rp55,131 Miliar Dukung Program Kesra
Kamis, 21/03/2019 - 14:22:11 WIB
302 Camat dan Kades di Bengkalis Ikuti Rakor
Kamis, 21/03/2019 - 09:35:32 WIB
Ini Zona Kampanye Terbuka di Riau
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved