Minggu, 24 Juni 2018
Biayai Saksi Rp7 M, Cagub Ini Gadaikan Rumahnya | Sadis! Saat Ayah Nonton Piala Dunia, Istri-Anak Tewas Dibunuh | Saat Paripurna HUT ke 234, LAM Lontarkan Kritik ke Pemko Pekanbaru | Sejumlah Anggota DPRD 'Mangkir' Rapat Paripurna HUT Pekanbaru ke 234 | Sekali Lagi, Pelayanan Publik dan Kemacetan Harus Jadi Perhatian | Vonis Mati untuk Aman Abdurrahman
 
Daerah
Hari Pers Nasional 2018,
Pimpinan DPR ke Insan Pers: Jaga Kode Etik Jurnalistik

Daerah - - Jumat, 09/02/2018 - 21:22:35 WIB

SULUHRIAU, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengapresiasi kinerja media di Hari Pers Nasional (HPN) 2018.

Kepada insan pers, dia pun berpesan untuk bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Taufik mengatakan pers Indonesia saat ini ada dalam era digital dan semakin kuatnya era industri media massa dengan penguasaan para pemilik modal. Kedua hal itu menjadi tantangan dunia pers ke depan.

Dalam peringatan hari pers kali ini, dia menyoroti mengenai pers di era industrialisasi yang ditandai adanya dua kepentingan. Selain dituntut untuk memberikan informasi yang sifatnya edukatif dan informatif, pers saat ini dinilai harus bersaing secara finansial untuk membiayai operasional media. Namun dia mengingatkan seluruh insan pers tetap mengedepankan kode etik profesi.

"Pers juga dituntut untuk bersikap profesional dan memberikan informasi yang berimbang. Karena itu, Kode Etik Jurnalistik harus menjadi pijakan utama pers Indonesia dalam menjalankan fungsinya sebagai pemberi informasi dan juga kontrol sosial," kata Taufik kepada wartawan, Jumat (9/2/2018).

Taufik juga mengingatkan seluruh insan pers yang ada di Indonesia tetap teguh menjalankan perannya sebagai pilar keempat demokrasi. Peran pers sebagai kontrol sosial disebutnya harus tetap berjalan, sekaligus memberikan kritik yang membangun dan sebagai corong suara masyarakat yang tidak bisa bersuara.

"Di era industrialisasi, pers dihadapkan dalam kondisi yang sangat dilematis, namun idealisme pers sebagai corong bagi masyarakat yang tidak mampu bersuara tidak boleh hilang. Pers harus independen dan keberpihakan kepada rakyat merupakan sebuah keniscayaan yang tidak boleh dipungkiri," tutur Taufik.

Bukan hanya soal idealisme yang menjadi tantangan bagi media saat ini. Perkembangan teknologi yang pesat juga memunculkan informasi yang berkembang di masyarakat semakin banyak dan riuh, sehingga terkadang sulit dibedakan antara berita yang nyata dan informasi bohong atau hoax. Taufik menilai peran pers sangat penting dalam aspek ini.

"Di era digitalisasi tersebut, pers harus berperan memberikan informasi yang benar, edukatif, mencerdaskan, dan memberikan pencerahan kepada masyarakat di tengah banyaknya hoax," papar Waketum PAN itu.

Imbas hoax pun menjadi perhatian Taufik. Sebab, belakangan muncul sejumlah media yang memberikan informasi hoax dan tidak memenuhi standar perusahaan pers yang telah ditetapkan Dewan Pers. Dewan Pers pun diminta tegas mendisiplinkan media-media yang seperti itu.

"Karena apa yang dilakukannya sangat mencederai semangat pers Indonesia dalam mencerahkan, mencerdaskan, dan memberdayakan masyarakat," kata Taufik.

Baca juga: Pesan Cak Imin di Hari Pers: Bukan Hanya Berkabar, tapi Juga Mengajar

"Pers yang objektif itu berpihak pada kebenaran, jujur memberitakan, berintegritas dalam tindakan, dan adil dalam memberikan informasi dengan prinsip cover both side," lanjutnya.

Peringatan HPN 2018, diharapkan Taufik, bisa menjadi momentum pembenahan internal pers di Indonesia. Dia punya pesan bagi pelaku media.

"Agar mewujudkan pers yang merdeka, independen, objektif, dan menyuarakan suara masyarakat," tutup Taufik.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

Sabtu, 23/06/2018 - 17:16:57 WIB
Biayai Saksi Rp7 M, Cagub Ini Gadaikan Rumahnya
Sabtu, 23/06/2018 - 17:09:29 WIB
Sadis! Saat Ayah Nonton Piala Dunia, Istri-Anak Tewas Dibunuh
Sabtu, 23/06/2018 - 14:20:22 WIB
Saat Paripurna HUT ke 234, LAM Lontarkan Kritik ke Pemko Pekanbaru
Sabtu, 23/06/2018 - 13:40:30 WIB
Masyarakat Belum Sepenuhnya Terlibat,
Sejumlah Anggota DPRD 'Mangkir' Rapat Paripurna HUT Pekanbaru ke 234
Sabtu, 23/06/2018 - 09:03:09 WIB
Catatan HUT Pekanbaru ke 234
Sekali Lagi, Pelayanan Publik dan Kemacetan Harus Jadi Perhatian
Sabtu, 23/06/2018 - 08:55:27 WIB
Vonis Mati untuk Aman Abdurrahman
Sabtu, 23/06/2018 - 08:49:44 WIB
Mahfud MD Tegaskan RI Tak Perlu Jadi Negara Islam
Sabtu, 23/06/2018 - 08:43:22 WIB
Pagi Ini, Berlangsung Sidang Paripurna HUT Pekanbaru ke-234
Sabtu, 23/06/2018 - 08:33:47 WIB
Sempena HUT Pekanbaru ke-234,
Besok, Pemko Pekanbaru Gelar Gerak Jalan Santai Bertabur Hadiah
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved