Rabu, 21 Februari 2018
Indonesia Teken Pengadaan 11 Sukhoi SU-35 Pengganti F-5 | Polri Bentuk Satgas Khusus Selidiki Penyerangan Ulama oleh Orang Gila | Plt Wako Minta OPD Terkait Cari Solusi Penanganan Banjir | Plt Wako Minta OPD Segerakan Pelaporan Keuangan Tahun 2017 | Pemrov Riau Dorong Pemko-Pemkab Bangun Pasar Induk | KPID Riau Bentuk Pokja Awasi Siaran Pilkada 2018, Asril: Agar Siaran Adil dan Beimbang
 
Internasional
Pesawat Tempur Israel Jatuh Dirudal, Timbulkan Atmosfer Perang Baru di Timur Tengah

Internasional - - Minggu, 11/02/2018 - 18:29:04 WIB

SULUHRIAU, Doha- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, pihaknya mengikuti dengan saksama eskalasi di Suriah, dan menyeru semua pihak untuk menahan diri.
Seperti diketahui, pesawat tempur Israel jenis F-16 jatuh di rudal saat melakukan serangan di Suriah kemarin, Sabtu (10/2/2018).

Juru bicara sekretaris jenderal (Jubir Sekjen) PBB, Stéphane Dujarric menyampaikan, Israel sangat memperhatikan situasi berbahaya di perbatasan Suriah. Eskalasi ini, tambahnya, terjadi saat rakyat Suriah menghadapi kekerasan akibat perang saudara yang telah berlangsung selama tujuh tahun tersebut.


Dilansir Aljazeera.net, Ahad (11/2/2018), seperti dikutip dakwatuna.com, Dujjaric menyebutkan, Sekjen PBB Antonio Guterres menganggap semua pihak di Suriah harus bertanggung jawab. Para pihak itu juga diminta untuk menaati hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan.

Pada waktu bersamaan, Duta Israel di PBB mengutuk keras tindakan berbahaya Iran. Ia juga menyeru agar Teheran segera menghentikan tindakan provokatifnya.

Sedangkan para diplomat di DK PBB menyatakan, sejauh ini belum ada rencana untuk menggelar sidang mengenai situasi terkini di Suriah. Sidang DK sendiri rencananya baru akan digelar Rabu (14/2/2018) mendatang.

Sementara itu, Angkatan Udara Israel menanggapi jatuhnya pesawat tempur mereka. Disebutkan, serangan yang dilakukan pada Sabtu (10/2/2018) kemarin merupakan yang paling luas dan efektif melawan pertahanan Suriah sejak 1982.

Tel Aviv menambahkan, pesawat tempurnya berhasil menyerang sekitar 20 titik militer di Suriah. Di antaranya menyasar pangkalan militer Suriah dan Iran di dekat Damaskus.

Sesaat kemudian, sumber di keamanan Suriah segera menanggapi pernyataan Israel tersebut. Dikatakan, Angkatan Udara Suriah berhasil menggagalkan serangan Israel di beberapa wilayah di selatan.

Disebutkan, serangan Israel ke Suriah dipicu oleh ancaman pesawat tanpa awak Iran yang memasuki wilayah Israel. Sementara Teheran menyebutkan, jatuhnya pesawat tempur Israel adalah tindakan militernya.

Sumber: Aljazeera.net, dakwatuna.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved