Jum'at, 17 08 2018
Torch Relay di Istana, Obor yang Dipegang Jokowi Mati | Gadis 11 Tahun Kemudian Dibunuh dan Diperkosa Tetangganya, Ini Peristiwanya | Sadis!, Ibu di Bolivia Gantung 3 Anaknya Usai Bertengkar dengan Suami | Dilema Kerajaan Perak Mengundang, Ustadz Somad Pilih ke Pedalaman Talang Mamak | Kapolri Lantik Komjen Ari Dono Jadi Wakapolri | Kapolri Lantik Komjen Ari Dono Jadi Wakapolri
 
Daerah
Warga Tangkap Buaya Muara 1 Ton yang Bikin Resah

Daerah - Editor: Jandri - Selasa, 13/02/2018 - 19:53:18 WIB

SULUHRIAU- Penangkapan buaya berukuran besar di Indonesia kembali terjadi. Setelah di Kalimantan Tengah, kini buaya muara dengan berat sekitar 1 ton juga ditangkap warga di wilayah Aceh Timur.

Warga Lhok Seutang, Kecamatan Julok, Aceh Timur, menangkap seekor buaya muara yang dinilai meresahkan. Ukuran buaya ini besar. Panjangnya sekitar 5 meter dengan berat sekitar 1 ton.

Polisi Hutan Pertama BKSDA Aceh, Rahmat, menjelaskan pagi tadi mereka menerima telepon dari Camat Julok Zainuddin bahwa warga telah menangkap seekor buaya besar. BKSDA Aceh pun langsung menerjunkan tim ke lokasi.

Baca juga: Begini Cerita Sulitnya Petugas Buru Buaya 1 Ton Pemangsa Manusia

"Karena warga merasa keberadaan buaya muara ini meresahkan, lalu dijaring, ditangkap ramai-ramai," kata Rahmat seperti dilansir detikcom Selasa (13/2/2018).

"Sebenarnya keberadaan buaya ini tidak mengganggu, karena agak jauh dari permukiman warga. Cuma karena warga merasa buaya ini meresahkan, jadinya dijaring. Katanya untuk meredakan keresahan warga," sambungnya.

Baca juga: Kenapa Buaya 1 Ton Mangsa Warga? Begini Penjelasan BKSDA Kalteng

Rahmat menjelaskan buaya ini ditangkap ramai-ramai oleh warga pagi tadi di wilayah Kwala Malehan, terusan Sungai Arakundo, menggunakan jaring. Warga resah karena buaya ini beberapa kali menampakkan diri sehingga ditakutkan akan ada warga yang menjadi korban dimangsa buaya.
Buaya 1 Ton yang Ditangkap Warga Aceh Timur Jadi Tontonan

"Buayanya dalam keadaan sehat karena ditangkap warga pakai jaring. Kalau ditangkap pakai pancing kemungkinan hidupnya kecil," ucapnya.

Rahmat menambahkan saat ini tim BKSDA Aceh masih berada di lokasi. Buaya muara ini nantinya akan dievakuasi karena termasuk satwa yang dilindungi.

"Memang buaya itu satwa dilindungi, harus diawasi terus. Semua jenis satwa buaya dilindungi. Sesuai Undang-Undang Nomor 5 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan lampiran PP Nomor 7 Tahun 1999," ujarnya. [dtc,jan]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved