Selasa, 25 09 2018
Pasca Bentrok Demo BEM Sri dengan Polisi di DPRD Riau, 1 dari 6 Mahasiswa Dirawat Intensif | Prabowo dan Komunitas Dokter-Perawat Bahas Defisit BPJS Kesehatan | Rapat Banggar DPRD Riau-TAPD 'Ricuh', Sesama Anggota Dewan Nyaris 'Baku Hantam' | Distan Bengkalis Vaksin 2.000 Hewan Penular Rabies | Pemko Terus Dorong Realisasi Perlindungan Jaminan Sosial Bagi Naker | Terkait Penetapan DCT, Sejumlah Parpol di Riau Laporkan KPU ke Bawaslu
 
Metropolis
Tinjau Kawasan Banjir,
Plt Wako Minta OPD Terkait Cari Solusi Penanganan Banjir

Metropolis - - Rabu, 21/02/2018 - 13:20:22 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Plt Wali Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi, S,Si meninjau sejumlah kawasan banjir di beberapa titik di Kecamatan Tampan, Rabu (21/2/2018).

Dalam peninjauan ini Plt Wako didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) A Saad, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ahmad, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Camat , Hasmin

"Setelah tadi kita lihat juga ada genangan air di beberapa ruas di Jalan HR Soebrantas. Peninjauan ini kita lakukan setelah kemarin diguyur hujan selama tiga jam, dan juga karena adanya laporan dari masyarakat," ujar Ayat.

Sasaran penjiauan awal di Perumahan Asta Regency RW 6, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tampan. Di lokasi ini, warga mengaku kerap mengalami banjir ketika hujan turun di tempat tersebut.

"Di RW 6 ini, saya udah perintahkan kepada dinas PU dan Bappeda untuk mencari solusinya. Saya meminta drainase di RW 6 ini dirapikan sampai ke jalan manunggal, yang mana itu adalah batas parit antara Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar," kata Ayat.

Kemudian dilanjutkan di Perumahan Panam Regency RW 05, yang juga masih berada di Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tampan. Di lokasi ini warga juga kerap mengalami genangan air ketika hujan turun. Penyebabnya sama, yakni drainase yang tak berfungsi dengan maksimal dan adanya box culvert.

Kalau di RW 5, menurut laporan warga disini banjir diduga akibat pembangunan box culvert yang ada di tengah parit.

"Saya udah perintahkan juga dinas PU mensurvei dan mencari solusinya. Apakah nanti akan menurunkan personel atau alat berat, yang penting harus disurvei dulu. Dan  Camat Tampan saya meminta untuk saling berkoordinasi dengan Camat Tambang, karena ini adalah daerah perbatasan Kabupaten/Kota," ujarnya. [yas]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved