Minggu, 24 Juni 2018
Biayai Saksi Rp7 M, Cagub Ini Gadaikan Rumahnya | Sadis! Saat Ayah Nonton Piala Dunia, Istri-Anak Tewas Dibunuh | Saat Paripurna HUT ke 234, LAM Lontarkan Kritik ke Pemko Pekanbaru | Sejumlah Anggota DPRD 'Mangkir' Rapat Paripurna HUT Pekanbaru ke 234 | Sekali Lagi, Pelayanan Publik dan Kemacetan Harus Jadi Perhatian | Vonis Mati untuk Aman Abdurrahman
 
Hukrim
Polri Bentuk Satgas Khusus Selidiki Penyerangan Ulama oleh Orang Gila

Hukrim - - Rabu, 21/02/2018 - 13:39:13 WIB

SULUHRIAU- Polri membentuk satgas khusus menyelidiki kasus penyerangan terhadap rumah ibadah dan pemuka agama yang belakangan ini kerap terjadi dan membuat resah masyarakat.

"Perhatian yang sangat besar dari pemerintah. Presiden mengintruksikan begitu ada kejadian ini," kata Wakapolri Komjen Syafruddin usai menjenguk KH Umar Basri (60), Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/2/2018).

Menurutnya presiden mengintruksikan kepada Polri agar kasus penyerangan terhadap rumah ibadah dan pemuka agama diusut tuntas.

"Polri sudah melaksanakan itu (penyelidikan), memerintahkan seluruh jajaran dan membuat satgas, di Jawa Barat ini ada satu satgas untuk memback up kewilayahan," tuturnya.

Menurutnya kehadiran satgas harus dibantu dengan keterlibatan masyarakat itu sendiri. "(Dibutuhkan sinergitas) yang bisa mendukung ini semua adalah kekuatan besar dari masyarakat itu sendiri," ungkapnya.

Saat disinggung apakah ada motif politik dalam kasus penyerangan terhadap rumah ibadah dan pemuka agama yang belakangan ini terjadi, Syafruddin membantahnya.

"Kita tidak perlu memperdulikan itu, mau ada motif apa. Saya memerintahkan kepada seluruh jajaran, satgas yang sudah kita bentuk untuk mengungkap kasus ini sampai tuntas," tandasnya.

Ia menambahkan soal pelaku merupakan orang gila harus diinvestigasi sangat mendalam. "Itu perintah dari pimpinan Polri, kalau ada motif lain tidak berhenti sampai orang gila, orang gila selesai? Itu tidak boleh, harus sampai selesai, sampai tuntas, sampai ketemu motifnya apa. Sudah didalami," pungkasnya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

Sabtu, 23/06/2018 - 17:16:57 WIB
Biayai Saksi Rp7 M, Cagub Ini Gadaikan Rumahnya
Sabtu, 23/06/2018 - 17:09:29 WIB
Sadis! Saat Ayah Nonton Piala Dunia, Istri-Anak Tewas Dibunuh
Sabtu, 23/06/2018 - 14:20:22 WIB
Saat Paripurna HUT ke 234, LAM Lontarkan Kritik ke Pemko Pekanbaru
Sabtu, 23/06/2018 - 13:40:30 WIB
Masyarakat Belum Sepenuhnya Terlibat,
Sejumlah Anggota DPRD 'Mangkir' Rapat Paripurna HUT Pekanbaru ke 234
Sabtu, 23/06/2018 - 09:03:09 WIB
Catatan HUT Pekanbaru ke 234
Sekali Lagi, Pelayanan Publik dan Kemacetan Harus Jadi Perhatian
Sabtu, 23/06/2018 - 08:55:27 WIB
Vonis Mati untuk Aman Abdurrahman
Sabtu, 23/06/2018 - 08:49:44 WIB
Mahfud MD Tegaskan RI Tak Perlu Jadi Negara Islam
Sabtu, 23/06/2018 - 08:43:22 WIB
Pagi Ini, Berlangsung Sidang Paripurna HUT Pekanbaru ke-234
Sabtu, 23/06/2018 - 08:33:47 WIB
Sempena HUT Pekanbaru ke-234,
Besok, Pemko Pekanbaru Gelar Gerak Jalan Santai Bertabur Hadiah
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved