Jum'at, 22 Maret 2019
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019 | Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa | Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC | Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris | Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas! | Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
 
Sosial Budaya
Juru Parkir Siap Donorkan Matanya untuk Novel Baswedan, Ini Sosoknya

Sosial Budaya - - Jumat, 23/02/2018 - 13:49:40 WIB

SULUHRIAU- Seorang juru parkir di Jalan RE Martadinata, Kota Sukabumi, Jabar mendadak terkenal setelah curhatannya kepada seorang teman viral di media sosial (Medsos).

Pria bernama Kusuma Hartanto yang akrab disapa Sanchoz itu mengaku siap mendonorkan matanya kepada pegawai KPK Novel Baswedan.

Detikcom penasaran dan berusaha menemui langsung pria dengan panggilan Sanchoz itu, di salah satu ruko di kawasan pusat Kota Sukabumi Sanchoz terlihat duduk memperhatikan keluar masuk kendaraan ke area parkir di tempat tersebut.

Ia mengaku niatnya mendonorkan mata saat melihat tayangan mengenai kepulangan Novel Baswedan di televisi. Saat itu salah seorang pembawa berita menyebut Novel memerlukan pendonor mata untuk kesehatan matanya.

"Saya terharu melihat penyambutan kepada beliau saat itu sedemikian meriahnya. Saya dengar mata beliau sebelah kiri bermasalah karena disiram orang tidak bertanggung jawab dengan air keras," tuturnya.

Sanchoz mengaku tak bisa menahan air matanya setelah mengetahui kasus Novel Baswedan yang menjadi korban kejahatan. "Detik itu juga saya memantapkan diri untuk mendonorkan mata saya untuk beliau," tandasnya.

Sanchoz sendiri sudah 15 tahun bekerja sebagai juru parkir di Jalan RE Martadinata, sebagai seorang muallaf dia tidak pernah meninggalkan kewajibannya untuk beribadah. Hal ini diakui oleh Eky Komaruzaman pemilik konter ponsel tempat Sanchoz menjadi juru parkir.

"20 menit sebelum waktu salat dia sudah mengajak, hayu salat hayu salat. Kemudian dia pergi duluan untuk menjadi Muadzin di masjid jami Al Iman Nurul Huda 300 meter lah dari tempat ini.

Jadi buat anak-anak di tempat ini, mulai dari penjaga toko sampai supir angkot semua kenal dengan beliau. Dia juga paling kencang kalau ada yang macam-macam di daerah sini, beberapa kali ngusir orang yang mabuk dan ngelem di trotoar," kata Eky.

Seperti diberitakan, warganet di Sukabumi, Jawa Barat digegerkan dengan postingan pemilik akun medsos bernama Muttaqin Ilham. Dalam postingannya, Muttaqin menceritakan curhat seorang juru parkir yang berkeinginan untuk mendonorkan matanya untuk pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

Kamis, 21/03/2019 - 21:11:32 WIB
Turnamen Ditutup Sekda,
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019
Kamis, 21/03/2019 - 20:53:14 WIB
Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa
Kamis, 21/03/2019 - 16:16:34 WIB
Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC
Kamis, 21/03/2019 - 15:46:12 WIB
Menguat Tuntan Revisi Perwako No 7/2019
Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris
Kamis, 21/03/2019 - 14:56:26 WIB
Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas!
Kamis, 21/03/2019 - 14:42:59 WIB
Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
Kamis, 21/03/2019 - 14:30:59 WIB
Riau Dapat Rp55,131 Miliar Dukung Program Kesra
Kamis, 21/03/2019 - 14:22:11 WIB
302 Camat dan Kades di Bengkalis Ikuti Rakor
Kamis, 21/03/2019 - 09:35:32 WIB
Ini Zona Kampanye Terbuka di Riau
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved