Kamis, 06 08 2020
Wanita Pasien Covid-19 Ini Lompat dari Lantai 12 RS Royal Prima | Undangan Sudah Disebar dan 2 Hari lagi Menikah, Calon Manten Pria Ditemukan Gantung Diri | Politikus Garis Keras Denmark Umumkan Rencana Bakar Kitab Suci Alquran di Swedia | Di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Tinjau PBM Tatap Muka SMP Sederajat Diberlakukan di Meranti | Bupati Meranti Tinjau Proyek Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Cetak Sawah di Kecamatan Rangsang | Warga Keluhkan Jalan Lintas Sontang Duri yang Hingga kini Masih RusakĀ Parah
 
Hukrim
Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Polda Riau Tetap 4 Tersangka

Hukrim - - Sabtu, 24/02/2018 - 09:13:56 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Polda Riau menetapkan 4 orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Para tersangka diduga membuka lahan untuk perkebunan dengan cara dibakar.

"Para tersangka ini dari hasil penyidikan dengan sengaja melakukan pembakaran lahan. Tujuannya untuk membuka perladangan dan perkebunan," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo, Sabtu (24/2/2018).

Guntur menjelaskan penanganan kasus Karhutla ini ditangani Dit Reskrimsus dan sebagian lagi di Polres.

Ia mengungkapkan pihaknya menangkap pelaku pembakaran lahan pada 2 Februari 2018 di Desa Pulau Muda, Kec Teluk Meranti Kab Pelalawan. Tersangka inisial MS melakukan pembakaran lahan seluas empat hektare.

"Pelaku ditangkap Polres Pelalawan. Akibat pembakaran itu, tim gabungan dari TNI/Polri dan BPBD dan Manggala Agni harus melakukan pemadaman di lokasi," kata Guntur.

Selanjutnya, kata Guntur, kasus Karhutla selanjutnya pada 9 Februari 2018. Lokasi kebakaran ada di Kec Dumai Barat, Kota Dumai. Tersangka seorang warga inisial M (37). Lahan yang terbakar seluas 1,5 hektare.

Masih di Dumai. Kebakaran terjadi pada 22 Februari 2018 di Kecamatan Dumai Timur. Tersangka inisial S (22) yang ditangani Polres Dumai. Terakhir kasus Karhutla di Kabupaten Rohul dengan tersangka inisial S (49).

Di lokasi ini pelaku sengaja membakar lahan untuk membuka perkebunan sawit dengan luas dua hektare. Namun lahan yang baru dibakar pelaku seluas 0,5 hektare. "Dari empat tersangka ini statusnya perorangan. Para tersangka tengah diproses lebih lanjut," kata Guntur. [dtc,jan]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved