Sabtu, 26 Mei 2018
Pemkab Meranti Gandeng FITRA Gelar Rapat Finalisasi DIP | Uang Tunai Rp 400 M dan 400 Tas Mewah Disita dalam Skandal 1MDB | Realisasi Harga Pertalite Turun Tunggu Diharmonisasi DPRD Riau | Jagung Ungu Inovasi Dosen UB | Masjid Alfalah Pekanbaru Panen Kurma Perdana | PNS-Pensiunan Dapat THR, Ratusan Ribu Guru Honorer Tak Dapat
 
Religi
Ini Jawaban Ustadz Adul Somad Atas Pertanyaan Kapolri

Religi - Editor: Jandri - Selasa, 06/03/2018 - 10:30:32 WIB

SULUHRIAU- Minggu sore 4 Maret 2018, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian menghadiri acara damai Indonesiaku yang diselenggarakan oleh tvOne.

Dalam acara tersebut juga hadir Ustadz Abdul Somad. Keduanya tampil bersamaan dalam satu majelis, di situ Kapolri memberikan pertanyaan kepada Ustadz Abdul Somad.

Adapun beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh Kapolri kepada Ustadz Abdul Somad adalah terkait apakah ada kemungkinan Indonesia memiliki konflik seperti di Suriah, Irak dan Afghanistan. Dan kalau terjadi bagaimana kita mencegahnya jika konflik itu benar terjadi?

Lalu, Ustad Abdul Somad menjawab, pada dasarnya Indonesia memiliki budaya timur yang sangat baik, sehingga bisa berkomunikasi dengan baik. Jadi dengan keunikan kita seharusnya setiap masalah bisa diselesaikan dengan baik pula. Beda dengan negara Arab sana yang besar tapi terbagi menjadi 22 negara kecil.

Ustadz Abdul Somad

Ustadz Somad menyampaikan sebaiknya sebagai Kapolri bisa juga menyelesaikan masalah secepatnya dengan melakukan tabbayun atau klarifikasi atas semua peristiwa yang terjadi belakangan ini. Ia juga menyinggung soal kepastian hukum yang seharusnya bisa dijelaskan langsung oleh pihak Mabes Polri.

"Alhamdulillah, kita bisa duduk bersama dalam satu majelis, sehingga ketika ada percikan api bisa dipadamkan, jangan sampai ada bom waktu yang siap meledak atau api dalam sekam. Ini bisa diselesaikan dengan cepat dan dilakukan dengan tabbayun atau klarifikasi," jelas Ustadz Somad di tvOne, Minggu 4 Maret 2018.

Sementara itu, terkait pertanyaan terkait penyebaran berita yang meresahkan, Ustadz Somad mengatakan semua umat muslim diharapkan tidak menyebar berita hoax meskipun amalnya baik. "Sebab, nantinya tentu bisa masuk surga tapi surganya juga hoax," candanya.

Sumber: Viva.co.id

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved