Sabtu, 23 Juni 2018
Sekali Lagi, Pelayanan Publik dan Kemacetan Harus Jadi Perhatian | Vonis Mati untuk Aman Abdurrahman | Mahfud MD Tegaskan RI Tak Perlu Jadi Negara Islam | Pagi Ini, Berlangsung Sidang Paripurna HUT Pekanbaru ke-234 | Besok, Pemko Pekanbaru Gelar Gerak Jalan Santai Bertabur Hadiah | Polisi Dalami Motif Maswan Menghina Nabi Muhammad di FB
 
Daerah
Pertanian di Desa Tj Pranap Meranti Gandeng Bapak Angkat

Daerah - - Selasa, 13/03/2018 - 20:26:21 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Perkebunan batang Jarak, biji bijian, sayur mayur, cabe, jagung dan lainnya di Desa Tanjung Pranap Meranti ditangani melalui program bapak angkat.
Ini dalam upaya agar sektor perkebunan dan pertanian ini dapat diserap oleh pasar dalam dan luar negeri.


Penandatanganan MoU langsung dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan M.Si dan Sugiharto Tanuwidjaya serta Kepala Desa Tj. Pranap Aswandi Selasa (13/3/2018).

Dalam pengembangan lahan Pertanian di Desa Tanjung Pranap ini melalui Kelompok Tani Kenunduk Putih.

Penandatanganan kerjasama pengembangan lahan pertanian itu juga turut disaksikan oleh Camat Tebing Tinggi Barat Drs. Idris Sudin, Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekda. Meranti Helfandi SE M.Si, Kabid Perindustrian Disperindag Meranti Rudi, Kepala Desa Tanjung Pranap Aswandi, Kapolsek Tebing Tinggi Barat, serta rombongan investor dari Taiwan.

Pada kesempatan itu Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menyambut baik rencana Sugiharto Tanuwidjawa, sebagai bapak angkat dalam pengembangan lahan pertanian di Desa Tj. Pranap. Diharapkan dengan terlaksananya program ini dapat memberdayakan lahan lahan tidur yang ada untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Demi suksesnya program yang didukung penuh oleh Pemkab. Kepulauan Meranti dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan itu, Bupati Meranti mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan turut memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan perkebunan yang produktif.

"Para investor luar negeri saja bersemangat dalam memgembangkan lahan perkebunan di Desa Tj. Pranap, hendaknya semangat yang sama juga ada pada masyarakat," harap Bupati.

"Semoga program ini dapat mendorong gairah masyarakat untuk memanfaatkan dan mengelola lahan tidur di Desa Tj. Pranap bersama bapak angkat,"tambahnya.

Nantinya Bupati berpesan, hasil perkebunan nanti selain untuk kepentingan ekspor juga ada pembagian untuk masyarakat.

Diakui Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, Pemkab. Meranti sangat serius mendukung program pengembangan pertanian di Desa Tanjung Pranap, karena menurutnya ini merupakan kegiatan produktif yang diyakini dapat mendorong taraf ekonomi dan kesejahteraan masyatakat, dengan begitu angka kemiskinan yang cukup tinggi di Meranti berada diangka 29.8 persen dapat segera ditekan.

Lebih jauh dikatakan Bupati, dalam mengangkat taraf ekonomi masyarakat perlu terobosan, dan pemanfaatakan lahan tidur menjadi lahan perkebunan produktif ini merupakan salah satu cara yang efektif. Kedepan dalam rangka mendukung pengembangan potensi perkebunan di Kecamatan Tening Tinggi Barat itu, Pemkab. Meranti akan berupaya membangun jalan akses yang dapat menghubungkan Selatpanjang-Buton.

Dihadapan para investor dari Taiwan yang juga hadir, Bupati Meranti mengajak untuk turut memanfaatkan lahan lahan tidur yang banyak di Meranti untuk dijadikan perkebunan produktif. Seperti yang akan dilakukan di Kecamatan Pulau Merbau, dimana investor dari Taiwan akan membuka tambak udang dilahan seluas 1000 Ha.

"Saya harap investor Taiwan lainya juga dapat memberdayakan lahan tidur yang ada di Meranti dalam upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat," ungkapnya.

Sementara itu, Bapak angkat kemitraan Sugiharto Tanuwidjaya, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Tanjung Patanap dalam pengembangan sektor pertanian setempat semoga dapat mendorong meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Kepada tokoh masyarakat, Sugiharto mengaku terkesan dengan potensi kebun cabe dan jagung yang dikembangkan oleh Kades Tj. Pranap, yang dapat tumbuh dengan subur. Hal itu mendorong para peneliti Sugiharto untuk melakukan riset yang hasilnya menyatakan lahan tidur di Desa Tj. Pranap sangat layak dijadikan lahan perkebunan.

Sugiharto akan melakukan penanaman kacang, kedelai, biji bijian serta sayuran. Dan tanaman yang telah sukses dipasaran yakni biji jarak yang akan disebarluaskan diseluruh Kepulauan Meranti.

Untuk tahap awal akan dilakukan uji coba lahan masyarakat seluas 200 Ha, jika dalam tempo 6 bulan kedepan, hasil perkebunan bisa tumbuh dengan subur maka akan dilanjutkan dengan perjanjian atau MoU berikutnya.

Menyangkut konsep pertanian yang akan dikembangkannya adalah konsep pertanian modern berstandart Internasional sehingga hasilnya dapat di ekspor untuk mencukupi kebutuhan lokal dan negara maju di Asia. [raf]

Sabtu, 23/06/2018 - 09:03:09 WIB
Catatan HUT Pekanbaru ke 234
Sekali Lagi, Pelayanan Publik dan Kemacetan Harus Jadi Perhatian
Sabtu, 23/06/2018 - 08:55:27 WIB
Vonis Mati untuk Aman Abdurrahman
Sabtu, 23/06/2018 - 08:49:44 WIB
Mahfud MD Tegaskan RI Tak Perlu Jadi Negara Islam
Sabtu, 23/06/2018 - 08:43:22 WIB
Pagi Ini, Berlangsung Sidang Paripurna HUT Pekanbaru ke-234
Sabtu, 23/06/2018 - 08:33:47 WIB
Sempena HUT Pekanbaru ke-234,
Besok, Pemko Pekanbaru Gelar Gerak Jalan Santai Bertabur Hadiah
Sabtu, 23/06/2018 - 08:31:25 WIB
Polisi Dalami Motif Maswan Menghina Nabi Muhammad di FB
Jumat, 22/06/2018 - 10:13:24 WIB
Warga China Penyelundup Sabu 1,6 Ton Segera Diadili
Jumat, 22/06/2018 - 09:48:10 WIB
Kekinian, Wapres JK Juga Ikut 'Demam' Sabyan Gambus
Jumat, 22/06/2018 - 09:43:01 WIB
Konsumsi Gas Elpiji Nasional Naik 11 Persen
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved