Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Harimau Bonita Sempat Serang Kerbau, Kadus Nekat Melarai: Datuk Jangan Ganggu Kami
Jumat, 16 Maret 2018 - 12:04:39 WIB
Ilustrasi (int)

SULUHRIAU- Harimau Bonita menyerang kerbau milik warga Pelangiran, Indragiri Hilir (Inhil), Riau, dan duel terjadi.

Warga ketakutan. Kepala Dusun (Kadus) Sarayo nekat menengahi duel itu."Saya keluar dari rumah pakai sarung saja. Saya yakin harimau itu kembali menyerang kerbau betina setelah kerbau jantan berhasil kami selamatkan," kata Sarayo Jumat (16/3/2018).

Sarayo menceritakan, selain dia, warga berdatangan. Warga bermusyawarah bagaimana menyelamatkan kerbau betina itu. Warga sebagian takut, gara-gara upaya penyelamatan kedua ini, Bonita akan mengamuk dan menyerang warga.

"Warga takut, kalau kerbau kedua juga diselamatkan, harimau itu akan benar-benar marah. Karena sebelumnya kerbau jantan kita selamatkan," katanya.

Sarayo akhirnya memberanikan diri. Dengan hanya mengenakan kain sarung, ia maju ke depan. Kerbau betina sedang berhadap-hadap dengan Bonita. Duel kedua kalinya pun terjadi.

"Saya nekat saja, kita sudah panik terus-menerus diganggu harimau. Saya datangi saat kerbau dan harimau lagi saling menyerang," kata Sarayo.

Saat terjadi duel harimau versus kerbau, Sarayo mendekat dan mengambil tali yang terikat pada kerbau. Dia menarik kerbau itu untuk menghindari serangan harimau. Saat kerbau ditarik, Bonita dengan gampang menyerang kerbau dari belakang.

Bonita menggigit kaki belakang kerbau. Kerbau yang ditarik semakin berat karena Bonita tak melepaskan gigitannya. Saat itulah, Sarayo pun berhenti menarik kerbau.

"Saya berhenti, terlihat harimau tetap menggigit. Saya tetap berdiri mendekat, saya bilang sama harimau itu, 'Sudahlah, jangan ganggu ternak kami ini. Ini milik warga, bukan milik pribadiku. Tolonglah, Datuk, lepas gigitanmu,'" pinta Sarayo kepada Bonita.

Tak lama, harimau liar itu melepaskan gigitannya. Bonita, yang awalnya dalam posisi berdiri, kemudian duduk. Bonita hanya memandangi Pak Kadus.

"Karena sudah dilepas, ya sudah, kerbau saya bawa berjalan. Tapi tiba-tiba kerbau kembali berbalik arah ke Bonita, ini karena merasa sudah terlepas dari gigitan. Kembali kerbau menyerang harimau," kata Sarayo.

Duel kembali terjadi, namun dia tetap menarik kerbau itu. Saat kerbau kembali ditarik, lagi-lagi Bonita kembali menyerang kaki kerbau.

"Saya berhenti lagi. Saya bilang sama harimau itu, 'Sudahlah... sudahlah... jangan ganggu ternak kami ini. Kami juga tak pernah mengganggumu.' Harimau itu kembali melepas dan duduk lagi," kata Sarayo.

Singkat cerita, kerbau betina ini bisa diselamatkan. Namun ada luka pada kaki belakangnya.

"Sekarang bekas gigitan harimau itu menjadi bernanah. Harimau itu memang aneh. Sepertinya dia juga mengerti apa yang kita inginkan. Buktinya, dua kali dia menggigit, saya minta dilepas, dilepas itu. Dan harimau tidak menyerang saya. Dia hanya duduk menatap saya," tutup Sarayo.

Sumber: detik.com | Editor:Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat