Senin, 17 Februari 2020
Pengurus SMSI Provinsi Riau 2020-2025 Resmi Terbentuk | Dana BOS Dicairkan, Kini Langsung Dikirim ke Rekening Sekolah | Warga Mengaku Sulit Mendapatkan Masker | Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pemerintah Akan Tutup 8 Ribuan Tambang Ilegal | Tercepat di Riau, Pemkab Meranti Serahkan Laporan LKPD Tahun 2019 Kepada BPK RI | Tingkatkan Layanan Kesehatan & Kependudukan, Pemkab Meranti Jalin Kerjasama dengan Pemkab Karimun
 
Metropolis
DPRD Pertanyakan Implementasi PMBRW untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Metropolis - - Selasa, 27/03/2018 - 11:00:53 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Anggota DPRD Pekanbaru Roni Amriel mempertanyakan implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMBRW) dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

Pasalnya, sejauh ini menurut politisi Partai Golkar ini, perda ini tidak maksimal dilaksanakan sebagaimana yang melatarbelakangi Perda ini lahir.

Menurut Roni, awalnya Perda ini lahir juga karena keresahan masyarakat dan upaya menjawab tantangan bagaimana meningkatkan dan memberdayakan ekonomi masyarakat.

Misalnya, terkait UMKM yang digerakkan masyarakat, melalui anggaran PMBRW masyarakat terbantu sesuai kebutuhannya. Bahkan, misalnya jika masyarakat itu pandai menjahit bisa dibantu mesin jahit, kalau yang bersangkutan misalnya bekerja sebagai pemotong rumput dibelikan pemotong rumput melalui dana PMBRW ini.


Roni Amriel (Foto suluhriau.com)

Tidak hanya itu, termasuk soal honor ustadz, majlis taklim, kegiatan posyandu dan PKK serta lainyua. Bahkan infrastruktur lingkungan yang kecil-kecil rusak bisa dengan dana PMBRW. "Tapi Perda ini tidak jalan, anggaran tidak ada, DPRD terus mendorong bagaimana ekonomi masyarakat bisa ditingkatkan," kata Roni yang juga Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru ini.

Ditambahkan, jika anggaran ini tersedia, maka kalau ada jembatan atau infrstruktur rusak di lingkungan ke RW-an rusak tidak perlu lagi mengadu ke Pemko. Bahkan, kegiatan kemasyarakatan bisa dikembangkan dengan supprot pemerintah dan juga CSR dari perusahaan. "Mungkin uang PMBRW ini juga tersedot oleh proyek multiyear," pungkasnya," Senin (26/3/2018). [khr]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved