Jum'at, 22 Maret 2019
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019 | Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa | Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC | Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris | Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas! | Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
 
Daerah
Kaki Robek, Pekerja PT NSP di Meranti Tewas Diterkam Buaya

Daerah - - Senin, 16/04/2018 - 12:22:03 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sedang asyik memindahkan tual sagu, seorang pekerja PT Nasional Sago Prima (NSP) tewas diterkam buaya.

Peristiwa itu terjadi Sabtu 14 April 2018 lalu. Korban adalah Hongkiat (18) warga Desa Kepau, Baru Kecamatan Tebingtinggi Timur. Walaupun jasad korban sempat hilang, setelah dilakukan pencarian akhirnya berhasil ditemukan.

"‎Jasad berhasil kita temukan setelah dilakukan upaya pencarian bersama dengan masyarakat dan perwakilan perusahaan," kata Kapolres Kepulauan Meranti, Laode Proyek SH melalui, Kasat Reskrim, AKP Rusyandi Zuhri Siregar SH, Ahad 15 April 2018.

Kejadian naas yang menimpa Hongkiat tersebut terjadi secara mendadak. Ia tidak menyangka akan menjadi sasaran hewan buas itu.

Sekitar pukul 09.00 ia bersama temannya yang sudah sudah menarik tual sagu menggunakan kapal pompong bermaksud akan memindahkannya dari pantai ke pabrik PT NSP di Kepau Baru.

Saat itu ia tidak menyadari keberadaan predator ‎ganas itu yang mengintainya disekitar tual sagu di pantai. Secara tiba-tiba pada pergelangan kaki sebelah kanannya langsung disantap buaya.

Setelah gigi tajam buaya tersebut tertancap, Hongkiat ditarik kedalam air. Dia ditenggelamkan dan menghilang.

Saat itu rekan kerjanya langsung berusaha meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar dan pihak perusahaan tempat mereka bekerja. Tak menunggu waktu lama, upaya pencarianpun dilakukan disekitar Hongkiat hilang.

Sekitarpukul 15.00 wib korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia ditemukan. Jasadnya diangkat dan diselamatkan.

"Jasad korban diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan. Memang serangan buaya cukup sering terjadi di wilayah Kepulauan Meranti," terang Rusyandi.

Dari kondisi jasad korban terlihat pada bagian pergelangan kaki terdapat luka robek yang cukup besar hingga tulang kakinya yang bewarna putih terlihat. Selain itu terdapat juga luka bekas gigitan di bahu sebelah kiri korban. [han]


Kamis, 21/03/2019 - 21:11:32 WIB
Turnamen Ditutup Sekda,
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019
Kamis, 21/03/2019 - 20:53:14 WIB
Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa
Kamis, 21/03/2019 - 16:16:34 WIB
Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC
Kamis, 21/03/2019 - 15:46:12 WIB
Menguat Tuntan Revisi Perwako No 7/2019
Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris
Kamis, 21/03/2019 - 14:56:26 WIB
Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas!
Kamis, 21/03/2019 - 14:42:59 WIB
Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
Kamis, 21/03/2019 - 14:30:59 WIB
Riau Dapat Rp55,131 Miliar Dukung Program Kesra
Kamis, 21/03/2019 - 14:22:11 WIB
302 Camat dan Kades di Bengkalis Ikuti Rakor
Kamis, 21/03/2019 - 09:35:32 WIB
Ini Zona Kampanye Terbuka di Riau
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved