Jum'at, 22 Maret 2019
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019 | Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa | Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC | Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris | Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas! | Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
 
Nasional
Terungkap, Lokasi Setnov Sembunyi Saat Diburu KPK

Nasional - - Senin, 16/04/2018 - 21:05:33 WIB

SULUHRIAU- Deisti Astriani Tagor, istri dari Setya Novanto, mengaku suaminya bersembunyi di sebuah hotel kawasan Bogor, Jawa Barat, saat diburu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah ditetapkan sebagai buronan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP.

Menurut Deisti, keberadaan suaminya itu baru diketahuinya waktu Novanto dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

Hal itu dikatakan Deisti, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, dengan terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo.
"Katanya di Sentul (waktu dicari KPK)," ujar Deisti, Senin (16/4/2018).

Setelah rumahnya digeledah penyidik waktu 15 November 2017, kata Deisti, keesokan harinya Novanto sebetulnya bersedia mendatangi Gedung KPK, untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Novanto, bahkan sempat mendatangi kantornya di Kompleks Parlemen, Senayan.
Deisti pun mengaku ditelepon oleh Novanto, setelah satu hari sebelumnya sulit untuk dihubungi.

"Tapi besoknya pas Zuhur, baru saya ditelepon suami saya. Suami bilang, akan datang ke KPK dengan DPD I," kata dia.

"Kamu tolong tenangkan anak-anak," sambung Deisti meniru ucapan Novanto.

Setelah dari sambungan telepon itu, menurut Deisti, dirinya hanya menunggu kabar kepastian sang Suami benar-benar mendatangi KPK.

Hanya saja, sembari menunggu, ternyata dari Fredrich Yunadi, yakni pengacara Setya Novanto, mengabarkan bahwa mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengalami kecelakaan dan dilarikan ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

"Saya sampai RS pukul 20:30, saya masuk lewat depan, wartawan banyak sekali. Saya masuk lewat tangga naik ke atas. Pas di kamar pasien, lihat ada bapak lagi diperban bagian (kepala) sama infus," ujar Deisti.

Sumber: viva.co.id | Editor: Jandri

Kamis, 21/03/2019 - 21:11:32 WIB
Turnamen Ditutup Sekda,
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019
Kamis, 21/03/2019 - 20:53:14 WIB
Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa
Kamis, 21/03/2019 - 16:16:34 WIB
Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC
Kamis, 21/03/2019 - 15:46:12 WIB
Menguat Tuntan Revisi Perwako No 7/2019
Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris
Kamis, 21/03/2019 - 14:56:26 WIB
Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas!
Kamis, 21/03/2019 - 14:42:59 WIB
Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
Kamis, 21/03/2019 - 14:30:59 WIB
Riau Dapat Rp55,131 Miliar Dukung Program Kesra
Kamis, 21/03/2019 - 14:22:11 WIB
302 Camat dan Kades di Bengkalis Ikuti Rakor
Kamis, 21/03/2019 - 09:35:32 WIB
Ini Zona Kampanye Terbuka di Riau
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved