Sabtu, 26 Mei 2018
Pemkab Meranti Gandeng FITRA Gelar Rapat Finalisasi DIP | Uang Tunai Rp 400 M dan 400 Tas Mewah Disita dalam Skandal 1MDB | Realisasi Harga Pertalite Turun Tunggu Diharmonisasi DPRD Riau | Jagung Ungu Inovasi Dosen UB | Masjid Alfalah Pekanbaru Panen Kurma Perdana | PNS-Pensiunan Dapat THR, Ratusan Ribu Guru Honorer Tak Dapat
 
Politik
KSPI Deklarasi Dukung Prabowo di Aksi May Day

Politik - - Selasa, 01/05/2018 - 12:26:09 WIB

SULUHRIAU- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan mendeklarasikan dukungan ke Prabowo Subianto sebagai capres 2019 pada aksi Hari Buruh (May Day) Siang nanti.

Ketua Harian KSPI Muhammad Rusdi menyebut Prabowo sebagai sosok yang pro terhadap buruh.

"Capresnya sesuai hasil rakernas dan yang berani tanda tangani kontrak politik berani cabut Perpres 20 kemudian berikan transportasi murah, pendidikan gratis bagi buruh, dan jalankan amanah sesungguhnya adalah Pak Prabowo," kata Rusdi di Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2018).

Rusdi bersama massa buruh KSPI melalukan unjuk rasa di Patung Kuda. Rencananya, KSPI akan melakukan long march dari Patung Kuda menuju Istana Negara dan Istora Senayan. Deklarasi ke Prabowo akan dilakukan di Istora Senayan pada pukul 13.00 WIB nanti.

"Kami akan kawal terus karena ini bukan hanya kontrak politik, tapi meminta Prabowo agar kader terbaik kami jadi orang-orang terdekat di dalam kabinet untuk kawal kontrak politik yang kami lakukan. Entah itu Menaker atau menko," ucap Rusdi.

Rusdi mengatakan kontrak politik yang dilakukan bertujuan menyuarakan kepentingan buruh. Juga kontrak politik yang dinilai bisa memberi kesejahteraan terhadap buruh.

"Iya buat kami kontrak politik dan juga menteri-menteri terkait ketenagakerjaan dan kesejahteraan, terutama Menaker. Itu bukan untuk kepentingan personal, tapi kepentingan buruh Indonesia," ucap dia.

Adapun kader yang dianggap layak menduduki jabatan itu adalah Presiden KSPI Said Iqbal. "Kader terbaik kami salah satunya adalah Presiden KSPI. Yaitu Said Iqbal," ucap dia.

Rusdi mengatakan pihaknya juga belum mengusulkan nama untuk mendampingi Prabowo. Namun KSPI menyarankan agar Prabowo didampingi sosok ahli ekonomi.

"Belum. Kami belum usulkan yang paling sedang kami gadang-gadang salah satu cawapres adalah seseorang yang pakar ekonomi senior yang kami harapkan bisa membawa perubahan bagi ekonomi Indonesia," ucap dia.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved