Rabu, 22 08 2018
Lima Jasad Utuh hingga Gigi Emas Terkubur di Makam Tol Semarang-Batang | Mesjid Al Azhar Shalat Idul Adha Hari Ini, Pembina Jelaskan Alasannya | Pejabat Eselon IV Dilantik Mendadak, Ini Pesan Sekko Pekanbaru | Komisi X Apresiasi Jepang yang Pulangkan 4 Atlet Asian Games Usai Sewa PSK | Majlis Tafsir Al Quran Shalat Idul Adha Selasa Pagi Ini | KPU Riau Banyak Terima Laporan Masyarakat Terkait DCS Bacaleg
 
Daerah
Jalan Rusak Tak Diperbaiki,
Kesal, Warga Kembung Luar-Bengkalis Tanam Sawit dan Kelapa di Jalan

Daerah - - Selasa, 12/06/2018 - 15:47:04 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Warga Desa Kembung Luar Kecamatan Bantan Bengkalis kesal jalan rusak tak diperbaiki.

Mereka berharap ada perbaikan jalan menjelang lebaran ini, nyatanya tak juga diperbaiki.

Karena kesal itu, sejumlah ruas jalan yang mengalami rusak parah ditanami sejumlah tanaman, mulai dari sawit, kelapa dan juga pisang.

Tak jelas siapa yang menanam pohon sawit di Jalan Penghulu Marsyat Dusun Buyung Desa Kembung Luar tersebut. Masyarakat baru mengetahui ketika pagi, Senin (11/6/2018).

Kuat dugaan pohon-pohon tersebut ditanam tengah malam. Tak butuh waktu lama, pohon-pohon di tengah jalan tersebut seketika menyebar di jejaring sosial.
Sebagian komentar menyesalkan lambannya pemerintah menanggapi keluhan masyarakat terkait persoalan keruskan jalan tersebut.

"Jalan Penghulu Marsyat ini jalan poros, menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Bantan. Kondisinya memang memperihatinkan, banyak yang rusak. Beberapa waktu lalu saya juga sempat baca di media soal harapan masyarakat agar jalan tersebut diperbaiki, mungkin tak kunjung diperbaiki makanya masyarakat kesal," ujar warga setempat, kemarin.

Kekesalan juga disampaikan, Firdaus. Menurut warga setempat ini, sudah berkali-kali warga berusaha memperbaiki dengan cara menimbus dengan tanah atau kayu seadanya, namun karena jalan poros tersebut sering dilewati mobil-mobil besar, maka kondisinya kembali rusak.

"Tidak hanya di Kembung Luar di beberapa desa yang lain juga mengalami kerusakan sama. Mestinya pemerintah cepat menanggapi ini, tidak hanya fokus peningkatan jalan di tengah kota saja. Minimal kalau tidak ada peningkatan kualitas jalan yang ditimbun base pun tak  masalah, jangan tekesan dibiarkan," papar Firdaus.

Firdaus juga tidak tahu, apakah jalan poros kampungnya akan dibangun (dianggarkan untuk peningkatan) pada tahun 2018 ini. Kalau memang dianggarkan, dirinya berharap proses tersebut bisa dipercepat.

"Kalau tak masuk dalam anggaran, ya paling tidak lubang-lubang yang menganga di tengah jalan mohon ditimbus lah, jangan dibiarkan sampai putus atau sampai jatuh korban," harapnya. [bko, las]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved