Rabu, 22 08 2018
Lima Jasad Utuh hingga Gigi Emas Terkubur di Makam Tol Semarang-Batang | Mesjid Al Azhar Shalat Idul Adha Hari Ini, Pembina Jelaskan Alasannya | Pejabat Eselon IV Dilantik Mendadak, Ini Pesan Sekko Pekanbaru | Komisi X Apresiasi Jepang yang Pulangkan 4 Atlet Asian Games Usai Sewa PSK | Majlis Tafsir Al Quran Shalat Idul Adha Selasa Pagi Ini | KPU Riau Banyak Terima Laporan Masyarakat Terkait DCS Bacaleg
 
Sosial Budaya
MUI Prediksi NU dan Muhammadiyah Akan Rayakan Lebaran Bersama

Sosial Budaya - - Selasa, 12/06/2018 - 16:15:31 WIB

SULUHRIAU- Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperkirakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H atau Lebaran akan jatuh pada Jumat, 15 Juni 2018.

Baik Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama (NU) sama-sama akan merayakan di hari yang sama.

"InsyaAllah Jumat hari raya, insyaAllah tidak akan beda. Secara umum ini mengurangi ketegangan. Karena dua itu ada gesekan, walau diminta legowo. Tapi dengan ada persamaan, kondisi umat Islam akan lebih baik," kata Ketua MUI Ma'ruf Amin di Kantor MUI Jakarta Pusat, Selasa, (12/6/2018).

Untuk itu, guna mengantisipasi beberapa hal yang tidak diinginkan Ma'ruf mengimbau, kepada pihak kepolisian agar dapat memberikan pengamanan bagi para umat Islam agar dapat menjalankan Hari Raya Idul Fitri dengan baik.

"Kepada pemerintah, khususnya pihak kepolisian agar dapat menjamin keamanan dan kenyamanan umat Islam dalam merayakan hari raya Idul Fitri 1439 H baik pada saat perjalanan pergi dan pulang mudik, malam takbiran maupun pada daat pelaksanaan Salat Idul Fitri," tuturnya.

Menurut Ma'ruf, momentum hari raya harus menjadi ajang untuk kembali memperkuat persaudaraan antar umat. Terutama katanya dari sisi kepatuhan dalam menjalankan perintah Allah harus semakin meningkat. Di samping itu, Ia juga mengajak kepada umat muslim agar meningkatkan kepeduliannya kepada para fakir miskin dan dhuafa.

"Setelah menjalani aliran ibadah selama bulan ramadan lebih meningkatkan kepatuhannya terhadap ajaran Islam dan neningkatkan kepeduliannya terutama kepada kaum dhuafa, fakir miskin dan anak -anak yatim-piatu, dengan mengeluarkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf," terangnya.

"MUI mengimbau agar dalam pembagian zakat, infak dan sedekah yang dilakukan secara benar dan layak dan perlu dikoordinasikan dengan aparat terkait, tidak dapat menimbulkan negatif yang tidak diinginkan," pungkas Ma'ruf.

Sumber: Okezone.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved