Kamis, 19 Juli 2018
Protes Kenaikan Upah Minim, Ratusan Buruh Demo di Kantor SKK Migas | Pemko Siapkan Penyambutan Api Obor Asian Games XVIII 2018 | Mendikbud Berencana Terapkan Sistem Zonasi di Sekolah Swasta | Agen Intelijen Rusia Maria Butina Tawarkan Seks Demi Jabatan | Rumah Mardani Ali Sera Dilempar Molotov, Polisi: Pelempar Diduga 2 Orang | 79 Kabupaten/Kota Berlomba Jadi Terbaik Predikat Sekolah Sehat
 
Daerah
Biayai Saksi Rp7 M, Cagub Ini Gadaikan Rumahnya

Daerah - - Sabtu, 23/06/2018 - 17:16:57 WIB

SULUHRIAU- Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said menggadaikan rumahnya untuk membayar saksi dalam Pilgub 2018 mendatang.

Hal itu diungkap Ketum Gerindra, Prabowo Subianto saat halal bihalal di Semarang.

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan Sudirman-Ida merupakan "paket hemat". Namun ia yakin pasangan nomor urut 2 itu tidak akan korupsi jika nantinya terpilih.

"Saya yakin Sudirman Said dan Ibu Ida tidak akan jadi maling dan koruptor, yakin saya, mereka lebih takut dengan yang di atas dan rakyat. Mereka saja maju.. ya kalian tahu lah, paket hemat banget. Aku sampai.. aduh, iba saya," kata Prabowo di ruang Merapi PRPP Semarang, Sabtu (23/6/2018).

Kemudian Prabowo menjelaskan dirinya sempat mendengar kabar Sudirman Said menggadaikan rumahnya untuk membayar saksi dalam Pilgub Jateng 27 Juni mendatang.
Baca juga: Prabowo Perintahkan Sudirman-Ida Laksanakan Revolusi Putih

"Sudirman sampai gadaikan rumahya untuk bantu makan para saksi. Kita tidak malu-malu, saya ketua umum Gerindra, kita datang ke penyandang dana kita. Penyandang dana kita adalah rakyat Indonesia," tandasnya.

Ditemui usai acara, Sudirman membenarkan dirinya menggadaikan rumah satu-satunya yang berada di Jakarta. Menurutnya hal itu merupakan tanggungjawab pribadi agar sumber dananya jelas.

"Ya karena kita ingin laksanakan tanggungnjawab, kita ingin yang dipakai uang yang jelas," kata Sudirman.

Namun ia enggan menyebutkan berapa hasil menggadaikan rumah dan berapa kebutuhan dana untuk membiayai seluruh saksi. Sudirman hanya menjelaskan jika satu saksi Rp 100 ribu maka dikalikan dengan jumlah TPS di Jawa Tengah yaitu 63.974 TPS.

"Kalau Rp 100 ribu sehari, kan hampir Rp 7 miliar," pungkas Sudirman.

Meski mencari dana sendiri sampai menggadaikan rumah, Sudirman mengakui tetap ada bantuan dari yang mendukungnya. "Ini risiko berpolitik," tegasnya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved