Sabtu, 18 08 2018
Polisi Israel Tutup Seluruh Gerbang Masjid Al-Aqsa | Manuver Sandiaga Dinilai Bisa Bajak Pendukung Jokowi | Dari Mekkah Habib Rizieq Beri Pesan dalam Launching HRS Center | Pembina dan Pelatih Kwarcab Pramuka 0404 Bengkalis Raih Penghragaan | Peringati Hari Pramuka, Ini Pesan Bupati Amril | Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Menarik Perhatian Ribuan Warga
 
Nasional
Relawan Jelaskan Makna Arahan Jokowi 'Berani Jika Diajak Berantem'

Nasional - - Minggu, 05/08/2018 - 11:08:42 WIB

SULUHRIAU- Arahan Joko Widodo (Jokowi) kepada relawan di Pilpres 2019 agar 'berani jika diajak berantem' ramai jadi pembahasan. Relawan Jokowi kemudian menjelaskan maknanya.

Arahan itu disampaikan Jokowi saat Rapat Umum Relawan Jokowi di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8). Jokowi awalnya meminta relawan untuk bersatu, militan, dan kerja keras.

Saat acara, wartawan diminta keluar di tengah-tengah pidato Jokowi. Namun, video potongan pidato Jokowi itu kemudian beredar luas di media sosial.

"Tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang lain. Tapi kalau diajak berantem juga berani," ucap Jokowi yang disambut riuh relawan sambil berdiri.

"Tapi jangan ngajak lho. Saya bilang tadi, tolong digarisbawahi. Jangan ngajak. Kalau diajak, tidak boleh takut," sambungnya.

Potongan pidato ini kemudian heboh dibahas di media sosial. Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi menegaskan arahan Jokowi itu bukan berarti memerintahkan relawannya untuk berkelahi.

"Tidak ada yang berlebihan. Presiden hanya memompa semangat relawannya untuk lebih militan. Presiden Jokowi berpesan supaya para relawan tidak perlu mencari musuh dalam masa kampanye, tetapi juga tidak boleh gentar apalagi takut. Tidak ada yang salah dengan pernyataan itu," ungkap Budi Arie dalam pernyataannya, Minggu (5/8/2018).

Budi Arie mengatakan arahan Jokowi itu adalah untuk memompa daya juang relawan di tengah maraknya hoax dan fitnah dengan data-data palsu. Menurutnya, Jokowi sempat kaget karena relawan semangat menyambut pernyataan itu.

"Bahkan Presiden Jokowi kaget karena seluruh relawan menyataan siap bertarung. Ini membuktikan Relawan Jokowi sangat militan dan tak pernah gentar. Karena memang sebagian besar Relawan Jokowi adalah aktivis dan para petarung yang militan," katanya.

Budi Arie lalu memberi versi lain dari potongan arahan Jokowi tersebut. Berikut penggalannya:

Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi kalau diajak berantem juga berani.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved