Selasa, 19 Februari 2019
Disdukcapil Natuna Luncurkan Layanan 'Pak Malaw' Urus Akte Kematian | 16 SLTA Sederajat di Kecamatan Tampan Ikuti Sosialisasi Pemilu Pemula | Ratusan Kampus Swasta Bermasalah Ditutup Menristekdikti | Satpol PP Bengkalis 'Garuk' PKL di Trotoar Jl Sudirman, Ini UU yang Bisa Menjerat yang Bandel | Pengcab Perbakin Meranti Terbentuk, Aprizal: Potensi Atlet Menembak Di Meranti Banyak | Azmi Mengudurkan Diri Dirut PT TPM?
 
Internasional
Sadis!, Ibu di Bolivia Gantung 3 Anaknya Usai Bertengkar dengan Suami

Internasional - - Jumat, 17/08/2018 - 16:33:20 WIB

SULUHRIAU- Sadis! Seorang ibu berusia 25 tahun di Bolivia tega menggantung tiga anaknya yang masih kecil hingga tewas. Aksi keji ini dilakukan sang ibu usai bertengkar dengan suaminya.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/8/2018), wanita yang identitasnya tidak diungkap ke publik ini berusaha bunuh diri tapi gagal. Tidak hanya itu, sebelum membunuh anak-anaknya, sang ibu sempat merekam pesan perpisahan anak-anak itu untuk sang ayah.

Dituturkan jaksa Oscar Vera kepada surat kabar setempat, Los Tiempos, bahwa wanita itu menggantung bayinya yang baru berusia 1 tahun dan dua anaknya yang lain yang berusia 4 tahun dan 7 tahun pada Selasa (14/8/2018) malam waktu setempat, setelah beberapa kali bertengkar dengan suaminya.

Kepolisian setempat menyebut wanita itu kini menjalani perawatan di rumah sakit. Wanita itu sempat meminum racun untuk mengakhiri hidupnya, setelah membunuh tiga anaknya sendiri.

Kepala kepolisian setempat, Kolonel Johnny Corrales, bahwa wanita itu putus asa menghadapi kebiasaan suaminya minum-minum yang selalu memicu pertengkaran di antara keduanya.  "Itulah kenapa dia memutuskan untuk menggantung anak-anaknya dan kemudian berusaha bunuh diri," sebut Corrales.

"Kami tahu ada sebuah video di mana anak-anak itu mengucapkan selamat tinggal pada ayah mereka," ujar jaksa wilayah Cochabamba, Vera.

Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan ketiga anak itu meninggal dunia akibat tercekik, atau tepatnya 'mechanical strangulation'.

Sebelum berupaya bunuh diri, sang ibu sempat meninggalkan sepucuk surat yang isinya membeberkan perlakuan tidak baik suaminya. Saat ini, sang ibu tengah dirawat secara intensif di rumah sakit setempat dan belum bisa memberi pernyataan kepada polisi.

Sementara itu, sang ayah ditahan polisi setempat sebagai pencegahan.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved