Selasa, 19 Februari 2019
Disdukcapil Natuna Luncurkan Layanan 'Pak Malaw' Urus Akte Kematian | 16 SLTA Sederajat di Kecamatan Tampan Ikuti Sosialisasi Pemilu Pemula | Ratusan Kampus Swasta Bermasalah Ditutup Menristekdikti | Satpol PP Bengkalis 'Garuk' PKL di Trotoar Jl Sudirman, Ini UU yang Bisa Menjerat yang Bandel | Pengcab Perbakin Meranti Terbentuk, Aprizal: Potensi Atlet Menembak Di Meranti Banyak | Azmi Mengudurkan Diri Dirut PT TPM?
 
Religi
Ceramahnya Selalu Ramai,
Ibu Ustadz Abdul Somad Mengira Anaknya Pakai Jin

Religi - - Selasa, 11/09/2018 - 16:54:31 WIB

SULUHRIAU- Ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) baik yang disaksikan secara langsung maupun via media sosial kian digemari masyarakat dari berbagai lapisan.

Semua kalangan mengidolakan ustadz asal Pekanbaru tersebut. Mulai kalangan pejabat, politisi, artis hingga masyarakat awam. Semuanya menantikan kehadiran ceramah UAS di tempat-tempat mereka.

Namun, siapa sangka sebelum ceramahnya viral dimana-mana, UAS mengaku punya pengalaman unik di saat ceramahnya mulai disaksikan banyak orang, dan ternyata salah satu jemaahnnya adalah ibunya sendiri.

"Pulang ceramah dia berbisik, apa kata dia, 'Kau sudah punya jin'. Dia tengok orang ramai kau pakai jin, enggak saya bilang," kata Ustadz Abdul Somad di acara ‘Fakta’ tvOne, Senin malam, 10 September 2018.

Ibunya mengira UAS menggunakan jin untuk menarik orang agak mau mendengarkan ceramahnya. Seketika itu ustadz lulusan Universitas Al Azhar, Mesir, itu membantah dugaan sang Ibu. Dia juga tak habis pikir kenapa ceramahnya itu mampu menarik banyak orang.

"Wallahualam saya enggak tahu. Saya tanya dosen Psikologi kenapa anak-anak suka? Jangan-jangan ada jin. Kata dia ustadz selalu pakai kata-kata yang mudah dicerna, melekat di kepala mereka, itu alasan rasionalnya ada," ujarnya.

UAS pun bercerita awal mula video ceramahnya bisa viral di media sosial. Awalnya, ada rekannya, dDayat, seorang penyiar radio, yang sengaja merekam ceramahnya dengan handphone format MP3, kemudian berkembang direkam oleh Ustadz Dayat dengan video.

"Sampai sekarang cuma satu orang itu saja tak lebih tak kurang. Kalau mau dilarang ya laranglah enggak apa-apa. Kita tidak punya tim, tidak ada," tegasnya.

"Bahwa ini (dituduhkan) diviralkan tim siber HTI, dari garis radikal, bahwa ini ditunggangi? La Ilaaha Illallah, lalu kenapa ceramah saya ramai, saya juga bingung kenapa ramai," imbuhnya.

Sumber: Viva.co.id, Fakta TVOne | Editor: Jandri




 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved