Senin, 22 Oktober 2018
Tim Kejari 'Geledah' Kantor Dishub Bengkalis, 70-an Dokumen Disita | Wacanakan Tes Urine ASN Pemko, BKP-SDM Akan Koordinasi dengan BBN | Sidak BKP-SDM, 18 ASN Pemko Pekanbaru Kedapatan tak Disiplin Jam Kerja | Lama Vakum Karena Biaya Operasional Tinggi, Bus Air Kembali Dioperasikan | Anggota TNI Ini Patah Tangan Usai Gagalkan Pencurian Kotak Amal Masjid | Gara-gara Pandemi Obesitas, Peti Mati
 
Daerah
Kisah Rumah Tak Miliki Jalan yang Berujung Manis, Masuk Pak Eko!

Daerah - - Kamis, 20/09/2018 - 11:00:03 WIB

SULUHRIAU- Dua minggu terakhir polemik rumah Eko Purnomo yang terblokade tembok tetangga atau tak memiliki jalan masuk, menarik perhatian dan menjadi buah bibir warga.

Akhirnya pria berusia 37 tahun itu bisa bernafas lega karena kini tetangganya memberi hibah untuk dibuat akses jalan.

Kisah rumah Eko di Kampung Sukagalih, RT 5 RW 6, Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung itu viral di media sosial. Rumah bercat hijau itu sejak 2016 lalu terblokade oleh bangunan lain sehingga tidak memiliki akses jalan.

Awalnya rumah yang menjadi kontrakan itu berdiri di sebidang tanah kosong. Lama kelamaan rumah tersebut mulai dikeliling oleh bangunan milik tetangganya karena status kepemilikan tanah sudah berpindah tangan.

 Saat itu Eko mengaku sempat mencari solusi dengan menawar sebidang tanah milik tetangganya Rp 10 juta untuk akses jalan. Namun hal itu menemui jalan buntu hingga rumah kontrakan tersebut tak lagi dihuni oleh siapa pun.

Eko mencoba untuk meminta solusi pada pihak lain. Salah satunya meminta tolong pada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, namun tak ada tanggapan. Akhirnya Eko difasilitasi oleh Wakil Wali Kota Banadung Oded M Danial.

"Itu kasus antar warga sehingga pemerintah hanya bisa memediasi. Intinya mah buntu soal harga," ucap Oded beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, Eko juga pernah melakukan cara ekstrim untuk meminta solusi. Caranya dengan mengadu pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui surat yang dilemparnya saat acara karnaval. Bukannya mendapat solusi, Eko malah dikejar oleh Paspampres karena dianggap membahayakan.

Dua tahun berlalu atau September 2018, polemik rumah Eko mencuat dan viral di media sosial. Hal itu membuat pemerintah kembali harus turun tangan. Hanya saja Oded yang menjabat sebagai Plt Wali Kota Bandung menyerahkan polemik ini pada Camat Ujungberung M Taufik.

Semenjak itu di Kantor Kecamatan Ujungberung kerap diadakan musyawarah yang dihadiri oleh warga terkait, dinas terkait, BPN hingga TNI dan Polri. Lagi-lagi musywarah tidak membuahkan solusi.

Titik terang mulai muncul setelah Plh Wali Kota Bandung Dadang Supriatna datang langsung ke lokasi dengan didampingi oleh dinas terkait, BPN dan perwakilan TNI/Polri. Kedatangan mereka untuk mencari solusi dengan melihat data dan fakta di lapangan. Hanya saja saat itu tidak ada keputusan karena Eko sedang tidak ada di tempat.

Sehari berselang, Rabu 19 September 2018, menjadi hari bersejarah bagi Eko setelah menunggu selama dua tahun. Melalui musyawarah yang digelar di Kantor Kecamatan Ujungberung akhirnya Eko bisa memilik akses untuk keluar masuk rumah.

Dalam musyawarah tersebut tetangga Eko yang merupakan ahli waris almarhumah Imas bersedia menghibahkan sebagian rumahnya untuk menjadi jalan. Hibah yang diberikan seluas 1x6 meter.

"Alhamdulillah permasalahan ini sudah ada solusi bagi semuanya, sesuai tuntutannya Pak Eko," ujar Camat Ujungberung Taufik usai musyawarah.

Usai musyawarah semua yang hadir di Kantor Kecamatan Ujungberung langsung meninjau lokasi hibah untuk dilakukan pengukuran. Rencananya hari ini, Kamis (20/9/2018), proses pembuatan jalan akan dilakukan.

"Secepatnya akan kita tindaklanjuti dengan pembuatan jalan. Untuk biayanya akan ditanggung oleh pemerintah. Jadi Pak Eko tenang saja," ujar Taufik.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved