Jum'at, 22 Maret 2019
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019 | Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa | Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC | Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris | Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas! | Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
 
Hukrim
Pengakuan Sadis Tersangka Pengeroyok Haringga Sirla

Hukrim - - Rabu, 26/09/2018 - 21:56:56 WIB

SULUHRIAU- Aditya Anggara (19) tiba-tiba melihat kerumunan Bobotoh di area parkir gerbang biru Stadion GBLA Bandung.

Dari arah selatan, dia berlari menuju titik kerumunan itu. Aditya merupakan satu dari 8 tersangka pengeroyokan terhadap suporter Persija Jakarta Haringga Sirla (23) di Stadion GBLA Bandung saat laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta digelar.

Aditya yang berlari ke arah kerumunan lantas mendengar suara Bobotoh lain menyebut-nyebut 'the jak-the jak'. Aditya sempat meminta massa yang mengeroyok untuk berhenti.

"Saya lari dari belakang. Saya bilang setop, ingat ada kejadian almarhum Ricko," kata Aditya saat melakukan adegan dalam rekonstruksi di Stadion GBLA, Rabu (26/9/2018) siang.

Ricko yang dimaksud Aditya ialah Ricko Andrean, seorang Bobotoh Persib yang juga tewas dikeroyok akibat menyelamatkan Jakmania tahun lalu.

Namun usaha Aditya memberhentikan pengeroyokan itu tak berlanjut. Bobotoh terus melakukan pengeroyokan terhadap Haringga.

Dia mengatakan dia awalnya merasa iba. Akan tetapi, nafsunya muncul saat melihat sticker yang berlogo Jakmania.

"Dari belakang saya ada yang bilang itu The Jak sambil nunjukin sticker. Ya saya juga ikut mukulin akhirnya," kata dia.

Ia menendang punggung korban dan memukul punggung korban sebanyak dua kali saat posisi korban telungkup. Saat itu, korban juga sudah bersimbah darah.

Selepas melakukan aksi pemukulan, Aditya lantas memegang tinggi-tinggi sticker itu dengan tangan kirinya. Tangan kanannya lantas menyalakan korek gas dan membakar sticker tersebut sambil berdiri di depan Haringga yang sudah lemah terjatuh ke aspal.

"Saya bakar karena marah sama Persija," kata Aditya tanpa menjelaskan maksud amarahnya.

Aditya lalu berpindah posisi ke belakang Haringga. Dia memegang sebuah balok kayu. Pengakuannya, kayu itu tak dipukulkan dan hanya digenggam sambil berdiri di belakang korban.

Haringga tewas ditempat. Aksi sadis itu direkam dan videonya tersebar di media sosial (medsos). Polisi lantas menangkap 16 orang pelaku yang 8 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka termasuk Aditya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

Kamis, 21/03/2019 - 21:11:32 WIB
Turnamen Ditutup Sekda,
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019
Kamis, 21/03/2019 - 20:53:14 WIB
Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa
Kamis, 21/03/2019 - 16:16:34 WIB
Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC
Kamis, 21/03/2019 - 15:46:12 WIB
Menguat Tuntan Revisi Perwako No 7/2019
Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris
Kamis, 21/03/2019 - 14:56:26 WIB
Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas!
Kamis, 21/03/2019 - 14:42:59 WIB
Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
Kamis, 21/03/2019 - 14:30:59 WIB
Riau Dapat Rp55,131 Miliar Dukung Program Kesra
Kamis, 21/03/2019 - 14:22:11 WIB
302 Camat dan Kades di Bengkalis Ikuti Rakor
Kamis, 21/03/2019 - 09:35:32 WIB
Ini Zona Kampanye Terbuka di Riau
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved