Senin, 22 Oktober 2018
Menlu Arab Saudi: Pembunuhan Khashoggi Adalah Kesalahan Besar dan Parah | Ini Tampang Pembunuh Sekeluarga yang Dibuang ke Sungai | Tim Kejari 'Geledah' Kantor Dishub Bengkalis, 70-an Dokumen Disita | Wacanakan Tes Urine ASN Pemko, BKP-SDM Akan Koordinasi dengan BBN | Sidak BKP-SDM, 18 ASN Pemko Pekanbaru Kedapatan tak Disiplin Jam Kerja | Lama Vakum Karena Biaya Operasional Tinggi, Bus Air Kembali Dioperasikan
 
Politik
Yenny Wahid dan Keluarga Gus Dur Dukung Jokowi, Sandiaga: Selamat dan Terima Kasih

Politik - - Rabu, 26/09/2018 - 22:02:45 WIB

SULUHRIAU- Cawapres Sandiaga Uno mengucapkan selamat kepada Yenny Wahid yang memutuskan merapat ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sandiaga yakin keputusan Yenny sudah dipikirkan dengan matang."Ya, kami ucapkan selamat kepada Ibu Yenny yang akhirnya ambil keputusan dan kita sangat hormati. Saya dan Pak Prabowo sangat meyakini bahwa keputusan itu diambil matang-matang dan dilandasi dengan istikharah maupun juga pendapat dari berbagai pihak," kata Sandiaga di Media Center Prabowo-Subianto, Jl Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).

Selain mengucapkan selamat, Sandiaga berterima kasih kepada Yenny. Terima kasih diucapkan karena Yenny telah menerima dengan senang hati kunjungan dia dan Prabowo beberapa waktu lalu.

Ucapan terima kasih itu juga diucapkan karena Yenny telah mendelegasikan 10 Gusdurian masuk ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

"Kami ucapkan selamat kepada Mbak Yenny dan terima kasih interaksinya dua-tiga minggu terakhir dan juga terima kasih atas usulan nama-nama yang telah kami akomodasi juga," terang Sandiaga.

Sandiaga menuturkan, meskipun Yenny tak merapat ke kubu Prabowo, pesan-pesan dari ibu Yenny, Sinta Nuriyah, tentang keberagaman akan tetap dilakukan.

"Kedua, kami berkomitmen apa yang dititipkan oleh Ibu Sinta dan ibu negara kita, juga Mbak Yenny, terkait menjaga keberagaman, merajut perdamaian kebangsaan, meningkatkan toleransi bagi bangsa ini, dan memberikan perhatian lebih kepada perempuan dan kaum marginal itu akan tetap kita lakukan," ujar Sandiaga.

Namun Sandiaga tak mau berbicara banyak tentang 'orang' Yenny di yang masuk BPN. Dia hanya memastikan 10 orang itu berada di posisi strategis

"(Gusdurian) posisinya terbagi-bagi di beberapa posisi strategis," sebut eks Wagub DKI Jakarta itu.

Yenny mendeklarasikan dukungannya pada pasangan Jokowi-Ma'ruf di kediamannya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, sore Rabu. Alasan Yenny memilih bergabung ke Jokowi adalah soal kepastian ketersediaan kebutuhan dasar.

"Oleh karena itu, dengan mengucap bismillah, dengan ini kami menyatakan mendukung pasangan nomor 01. Bismillah, Presiden Jokowi akan kembali memimpin negeri ini," tutur Yenny.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved