Selasa, 25 Juni 2019
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan | Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi | 25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau | Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS | Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru | LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
 
Nasional
Prabowo hingga Fadli Zon Dilaporkan soal Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Nasional - - Rabu, 03/10/2018 - 20:54:03 WIB

SULUHRIAU- Farhat Abbas yang tergabung dalam Komunitas Pengacara Indonesia Pro Jokowi (Kopi Pojok) melaporkan 17 nama politikus nasional ke Bareskrim Polri.

Salah satu nama yang dilaporkan adalah calon presiden Prabowo Subianto.

Ia melaporkan para politikus itu terkait dugaan ujaran kebencian mengenai kasus Ratna Sarumpaet. Adapun pihak yang dilaporkan Farhat selain Prabowo, ada Rachel Maryam hingga Fadli Zon.

"Kami melaporkan 17 tokoh nasional serius dan calon presiden," kata Farhat Abbas di Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Oktober 2018.

Laporan itu pun diterima Bareskrim dengan nomor polisi LP/B/1237/X/2018/BARESKRIM.

Para terlapor dianggap menyebarkan berita bohong yang merugikan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Farhat menganggap, para politikus beramai-ramai mempergunakan berita Ratna untuk menjatuhkan Jokowi.


"Yang kami laporkan berkaitan dengan konspirasi dan permufakatan jahat, fitnah Ratna Sarumpaet dirinya seolah-olah didzolimi. Cerita ini dimanfaatkan Prabowo dan Amien sebagai kampanye hitam menjatuhkan calon presiden saya nomor 1," ujar Farhat.

Farhat menilai, Prabowo kurang mempelajari dan tidak teliti dalam mengonfirmasi kasus. Malah Prabowo membuat konpers bersama Amien Rais untuk menggiring opini kasus Ratna adalah kasus pelanggaran HAM.

"Sementara Fadli mengatakan semua pasti ada kaitan dengan politik. Dianiaya karena Jurkam Prabowo. Padahal yang dianiaya tidak ada. Seolah-olah ini rezim diktator," ujar dia.

Gerindra Pertimbangkan Kelanjutan Ratna Sebagai Timses Prabowo-Sandi
Di sisi lain, ia juga melaporkan Sandiaga lantaran pernyataannya soal Ratna yang ketakutan dan trauma. Farhat menyayangkan sekelas calon wakil presiden tidak memahami betul kasus Ratna.

"Berarti dari mana Sandiaga tahu? Sandiaga bilang sudah melihat foto Pak Prabowo. Nah, Calon Wakil Presiden harus berpikir baik kan," katanya.

Prabowo-Sandiaga Dipolisikan soal Hoax Penganiayaan Ratna

Karena itu Farhat meminta polisi langsung menetapkan 17 orang menjadi tersangka mengingat Ratna Sarumpaet telah mengakui bahwa tidak pernah ada penganiayaan.

Adapun nama-nama politikus yang dilaporkan Farhat Abbas yaitu Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Rachel Maryam, Rizal Ramli dan Nanik Deang. Kemudian Ferdinand Hutahaean, Arief Puyono, Natalius Pigai, Fahira Idris, Habiburokhman dan Hanum Rais.

Ia juga melaporkan Said Didu, Eggy Sudjana, Captain Firdaus, Dahniel Anzar Simanjuntak dan Sandiaga Uno.

"Kami bawa video rekaman Prabowo wawancara Sandiaga Uno, Twitter Fadli Zon dan Rachel Maryam dan lain-lain sebagai bukti," kata dia.

Para terlapor dilaporkan atas dugaan pelanggaran tindak pidana ujaran kebencian alias hate speech dan penyebaran berita bohong alias hoaks. Hal ini tercantum dalam Undang Undang 19 tahun 2016 dan Undang Undang nomor 1 tahun 1946.

Sumber: viva.co.id | Editor: Jandri

Senin, 24/06/2019 - 20:42:23 WIB
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan
Senin, 24/06/2019 - 20:29:32 WIB
Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi
Senin, 24/06/2019 - 20:17:17 WIB
25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau
Senin, 24/06/2019 - 13:00:30 WIB
Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS
Senin, 24/06/2019 - 12:56:58 WIB
Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru
Minggu, 23/06/2019 - 22:25:39 WIB
Bakal Digelar Pekan Ketiga September
LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
Minggu, 23/06/2019 - 22:08:51 WIB
Gelar Aksi di Ruang Paripurn DPRD,
Mahasiswa Riau Protes soal Banjir di Paripurna HUT Pekanbaru ke-235
Minggu, 23/06/2019 - 11:02:56 WIB
Paripurna Istimewa Hari Jadi Pekanbaru ke-235: Sudah Banyak Dilakukan
Minggu, 23/06/2019 - 06:02:56 WIB
Catatan HUT Pekanbaru ke 235
Banjir dan Macet Masih Jadi Persoalan Kota Pekanbaru
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved