Selasa, 25 Juni 2019
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan | Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi | 25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau | Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS | Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru | LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
 
Ekbis
Riau Masih Kekurangan 218.000 Unit Rumah

Ekbis - - Kamis, 11/10/2018 - 21:38:15 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PKPP) Riau, Muhammad Amin mengatakan, kekurangan sebanyak 11,3 juta unit rumah secara nasional, sebanyak 218.000 diantaranya di Riau.

"Jumlah 218.000 sesuai angka angka kebutuhanyang merupakan tanggung jawab pemerintah dan pengembang untuk mewujudkannya," katanya.

Saat ini perkembangan usaha properti di Riau cukup pesat, terutama rumah bersubsidi, meski demikian, kebutuhan rumah tersebut belum juga terpenuhi makanya perlu ditingkatkan peranan investor dalam penyediaan rumah.

Sementara itu, pengembang pemukiman dan perumahan rakyat mengusulkan agar pemanfaatan dana pemerintah di sektor properti bisa ditingkatkan dengan menurunkan suku bunga kredit.

Salah seorang pengembang perumahan di Riau, Utoyo mengatakan, pemanfaatan dana PP DPP bisa mengurangi bunga yang berlaku pada program kredit rumah non subsidi dari total 7,75 persen menjadi 7 persen atau enam persen, tujuannya agar masyarakat tidak hanya terpaku untuk membeli rumah subsidi pemerintah.

Program perumahan yang disediakan kurang diminati karena ada selisih bunga, apabila pemerintah bisa mengarahkan masyarakat untuk membeli rumah murah non subsidi dengan bunga tujuh persen,  juga berpotensi menekan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Dia berharap agar pemerintah bisa membantu menetapkan bunga mendekati 5 persen atau mentok di 6 persen untuk rumah non subsidi.

Sementara itu, Deputi Regional Moneter bisnis Kanwil 4 BTN wilayah Sumatera Erwinta mengatakan penetapan suku bunga kredit sesuai ketentuan pemerintah, sehingga perbankan hanya melaksanakan besar tingkat suku bunga kredit. [slt]

Senin, 24/06/2019 - 20:42:23 WIB
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan
Senin, 24/06/2019 - 20:29:32 WIB
Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi
Senin, 24/06/2019 - 20:17:17 WIB
25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau
Senin, 24/06/2019 - 13:00:30 WIB
Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS
Senin, 24/06/2019 - 12:56:58 WIB
Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru
Minggu, 23/06/2019 - 22:25:39 WIB
Bakal Digelar Pekan Ketiga September
LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
Minggu, 23/06/2019 - 22:08:51 WIB
Gelar Aksi di Ruang Paripurn DPRD,
Mahasiswa Riau Protes soal Banjir di Paripurna HUT Pekanbaru ke-235
Minggu, 23/06/2019 - 11:02:56 WIB
Paripurna Istimewa Hari Jadi Pekanbaru ke-235: Sudah Banyak Dilakukan
Minggu, 23/06/2019 - 06:02:56 WIB
Catatan HUT Pekanbaru ke 235
Banjir dan Macet Masih Jadi Persoalan Kota Pekanbaru
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved