Selasa, 19 Februari 2019
Disdukcapil Natuna Luncurkan Layanan 'Pak Malaw' Urus Akte Kematian | 16 SLTA Sederajat di Kecamatan Tampan Ikuti Sosialisasi Pemilu Pemula | Ratusan Kampus Swasta Bermasalah Ditutup Menristekdikti | Satpol PP Bengkalis 'Garuk' PKL di Trotoar Jl Sudirman, Ini UU yang Bisa Menjerat yang Bandel | Pengcab Perbakin Meranti Terbentuk, Aprizal: Potensi Atlet Menembak Di Meranti Banyak | Azmi Mengudurkan Diri Dirut PT TPM?
 
Ekbis
Polisi Akan Periksa Via Valen dan 6 Artis Endorse Kosmetik Oplosan

Ekbis - - Rabu, 05/12/2018 - 21:32:28 WIB

SULUHRIAU- Kepolisian Daerah Jawa Timur akan memanggil tujuh artis yang menjadi pendukung pemasaran atau endorse produk kecantikan oplosan bermerek Derma Skin Care atau DSC Beauty, antara lain Via Valen.

Pemilik klinik kecantikan di Kabupaten Kediri, berinisial KIL, ditetapkan tersangka.

Tujuh artis semuanya perempuan dan kini tengah naik daun. Mereka berinisial VV, NR, OR, MP, NK, DK, dan B yang merupakan DJ ternama. "Keterangan endorse artis ini urgent sesuai tahapan penyidikan," kata Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Tertentu Polda Jatim, AKBP Rofik Ripto Himawan, di Surabaya, Rabu, (5/12/2018).

Dia menjelaskan, para endorse artis itu akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka KIL. Hasil penyidikan sementara, KIL merekrut ketujuh artis itu untuk produk kosmetik oplosannya melalui media sosial Instagram. "Promosinya seolah-olah artis itu memakai produk kecantikan itu (oplosan), padahal tidak," kata Rofik.

Artis yang jadi endorse, menurutnya, menerima honor dari tersangka kisaran Rp7 juta sampai Rp15 juta per minggu.

Tersangka mampu membayar honor endorse sebanyak itu karena omzet produk kecantikan ilegalnya juga besar, yakni sekira Rp300 juta per bulan. "Kemungkinan artis ini tidak tahu kalau produk tersangka ilegal," kata Direktur Reskrimsus, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan, kemarin.

Polda Jatim mengungkap kasus pembuatan dan penjualan produk kecantikan oplosan dan ilegal di sebuah rumah klinik kecantikan di Kediri, Jawa Timur.

Tersangka KIL mengoplos produknya dari sejumlah produk kecantikan terkenal, seperti Mustika Ratu dan Viva Kosmetik. Tersangka juga membuka praktik perawatan yang juga diduga ilegal.

Sumber: Viva.co.id | Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved