Jum'at, 22 Maret 2019
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019 | Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa | Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC | Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris | Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas! | Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
 
Metropolis
PMII Demo ke Kantor Gubri, Pertanyakan Pengelolaan SDA Riau dan Dinilai Berpihak ke Elit

Metropolis - - Kamis, 10/01/2019 - 17:58:11 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Mahasiswa yang tergabung dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pekanbaru menggelar aksi damai di depan kantor Gubernur Riau, Kamis (10/1/2019).

Aksi tersebut mempertanyakan soal kebijakan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam pengelolaan sumber daya alam dan lebih berpihak pada kepentingan elit.

KOrator aksi PMII Pekanbaru,Asmin Mahdi  dalam orasinya, menyampaikan, melihat kekayaan SDA Riau yang cukup besar, namun berbanding terbalik jika melihat kondisi ekonomi kebanyakan masyarakat Riau.

"Apakah pemerintah yang salah tidak dapat memanfaatkan kekayaan SDA kita dengan baik, atau rasionalisasi anggaran yang begitu besar juga belum sesuai dan tepat sasaran," katanya.

Ada beberapa poin tuntutan disampaikan PMII kepada Pemprov Riau, 

Pertama, mempertanyakan kepentingan Gubernur Riau dalam pembangunan gedung Mapolda dan Kejati Riau, yang sepenuhnya dianggarkan dari APBD Riau, sementara keduanya adalah instansi vertikal, dan mestinya dianggarkan di Pusat.

Kedua, meminta Gubernur Riau memperhatikan gedung-gedung OPD Riau yang merupakan tanggung jawab Pemprov yang lebih layak diperbaiki dan direnovasi dibanding Iebih memperhatikan pembangunan kedua lnstansi Vertikal tersebut.

Ketiga, mempertanyakan alasan Gubernur Riau dalam membantu sepenuhnya pembangunan Mapolda dan Kejati Riau ditenga merosotnya ekonomi Masyarakat Riau.

Keempat, meminta Gubernur Riau lebih mementingkan Rakyat dalam mempergunakan APBD dibanding kepentingan elit.

Kelima, meminta Gubernur Riau untuk membatalkan penganggaran kembali untuk tambahan Pembangunan Gedung Kejati di 2019. [mdi,kha]

Kamis, 21/03/2019 - 21:11:32 WIB
Turnamen Ditutup Sekda,
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019
Kamis, 21/03/2019 - 20:53:14 WIB
Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa
Kamis, 21/03/2019 - 16:16:34 WIB
Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC
Kamis, 21/03/2019 - 15:46:12 WIB
Menguat Tuntan Revisi Perwako No 7/2019
Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris
Kamis, 21/03/2019 - 14:56:26 WIB
Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas!
Kamis, 21/03/2019 - 14:42:59 WIB
Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
Kamis, 21/03/2019 - 14:30:59 WIB
Riau Dapat Rp55,131 Miliar Dukung Program Kesra
Kamis, 21/03/2019 - 14:22:11 WIB
302 Camat dan Kades di Bengkalis Ikuti Rakor
Kamis, 21/03/2019 - 09:35:32 WIB
Ini Zona Kampanye Terbuka di Riau
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved