Selasa, 25 Juni 2019
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan | Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi | 25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau | Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS | Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru | LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
 
Daerah
Seorang Remaja Tewas Tenggelam Terseret Arus Gelombang Pantai yang Tinggi

Daerah - - Jumat, 11/01/2019 - 07:15:17 WIB

SULUHRIAU, Natuna- Seoarang remaja bernama Alex (18) warga Pulau Laut meninggal dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Natuna, setelah hampir satu jam tenggelam terseret arus gelombang yang kuat di pantai Tanjung Natuna pada Kamis (10/1/2019) sore.

Kejadian tenggelamnya bermula ketika korban bersama dua orang rekannya yakni Weni (18) dan Widya (17) berenang di bibir pantai Tanjung sekitar pukul 17.15 Wib.

Karena tingginya gelombang pada saat itu, salah seorang rekan korban tertarik ke tengah laut oleh arus gelombang yang kuat Sehingga membuat korban mencoba menyelamatkan rekannya.

Salah seorang saksi mata di tempat kejadian menuturkan
Mereka awalnya mandi di bibir pantai, karena ombaknya besar salah seorang rekannya ditarik oleh gelombang," Jadi korban mencoba menyelamatkan rekannya itu”, ujar Farman salah sorang warga setempat.

Firman menambahkan, setelah korban berhasil menyelamatkan temannya,  Alex malah terbawa arus terus tenggelam dalam gelombang yang tinggi.

Warga setempat berusaha menyelamatkan Alex yang tenggelam di bawa arus dan menghubungi Basarnas karna keadaan arus yang kuat dan gelombang pantai cukup tinggi.

Tim dari Basarnas dan dibantu oleh aparat kepolisian, Satpol PP dan Masyarakat, korban akhirnya berhasil ditemukan  sekitar pukul 19:00 wib yang sudah kritis lebih kurang 100 M dari tempat kejadian awal tenggelamnya korban dan sempat mendapatkan penyelamatan darurat di tempat kejadian dan akhirnya korban menghembuskan nafas terkhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Dikatakan Farman, sebelumnya korban bersama 2 orang rekannya sudah diingatkan oleh warga setempat untuk tidak berenang disaat ombak sedang tinggi. Namun, peringatan tersebut seolah-olah tidak di indahkan sama sekali.(nur)



Senin, 24/06/2019 - 20:42:23 WIB
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan
Senin, 24/06/2019 - 20:29:32 WIB
Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi
Senin, 24/06/2019 - 20:17:17 WIB
25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau
Senin, 24/06/2019 - 13:00:30 WIB
Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS
Senin, 24/06/2019 - 12:56:58 WIB
Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru
Minggu, 23/06/2019 - 22:25:39 WIB
Bakal Digelar Pekan Ketiga September
LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
Minggu, 23/06/2019 - 22:08:51 WIB
Gelar Aksi di Ruang Paripurn DPRD,
Mahasiswa Riau Protes soal Banjir di Paripurna HUT Pekanbaru ke-235
Minggu, 23/06/2019 - 11:02:56 WIB
Paripurna Istimewa Hari Jadi Pekanbaru ke-235: Sudah Banyak Dilakukan
Minggu, 23/06/2019 - 06:02:56 WIB
Catatan HUT Pekanbaru ke 235
Banjir dan Macet Masih Jadi Persoalan Kota Pekanbaru
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved