Jum'at, 22 Maret 2019
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019 | Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa | Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC | Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris | Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas! | Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
 
Metropolis
Diskes Pekanbaru Masih Rumuskan Perwako Kartu Sehat

Metropolis - - Jumat, 11/01/2019 - 15:56:23 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Dinas Kesehatan Pekanbaru terus melakukan upaya percepatan merealisasikan kartu Pekanbaru sehat (KPS).

Kini tengah dirumuskan Peraturan Walikota (Perwako) sebagai payung humum KPS ini.

"Kita siapkan perwako dulu ya, karana ini akan menjadi payung hukum," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Jumat (11/1/2019).

Di samping menyiapkan Perwako, tambahnya, Dinas Kesehatan juga tengah mempersiapkan tim yang bertugas melakukan validasi data peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang akan ditetapkan sebagai penerima KPS.

"Karena peserta Jamkesda ini sekarang sudah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, sementara di Pekanbaru masih banyak yang belum terdata," katanya.

Ini sebagai antisipasi (peserta Jamkesda yang belum terintegrasi dengan BPJS), maka kita gulirkan kartu Pekanbaru sehat.

Dari data Dinas Kesehatan, terang Indra, jumlah peserta Jamkesda di Pekanbaru tercatat sebanyak 37 ribu orang per 31 Desember 2018 lalu.

"Setelah divalidasi, tentu jumlahnya akan berkurang. Karena sudah ada yang terintegrasi dengan BPJS. Jadi yang akan kita tanggung melalui kartu Pekanbaru sehat ini warga miskin yang tidak terdaftar di BPJS," ucap Indra.

Untuk pelayanan kesehatan bagi warga pemegang KPS, Indra menegaskan tak ada perbedaan dengan peserta Jamkesda maupun BPJS Kesehatan. Rumah sakit, sebut dia, mesti memberi pelayanan maksimal karena biaya berobat menggunakan KPS ditanggung pemerintah kota.

Karena KPS) merupakan komitmen kita memberikan jaminan kesehatan bagi warga yang kurang mampu," pungkasnya. [slt]

Kamis, 21/03/2019 - 21:11:32 WIB
Turnamen Ditutup Sekda,
Tim Bola Volly Desa Bantar Juara Turnamen Disparpora Cup Meranti 2019
Kamis, 21/03/2019 - 20:53:14 WIB
Granat Meranti Sambangi SMAN 1, Upaya Antisipasi Bahaya Narkoba di Kalangan Siswa
Kamis, 21/03/2019 - 16:16:34 WIB
Di Pekanbaru Terdapat 4.372 Penderita TBC
Kamis, 21/03/2019 - 15:46:12 WIB
Menguat Tuntan Revisi Perwako No 7/2019
Guru Belum Berhenti Demo, Alasan Wako Soal Permendagri tak Digubris
Kamis, 21/03/2019 - 14:56:26 WIB
Tinjau Fasilitas dan Pelayanan RSUD, Sekda Meranti: Kita Ingin Masyarakat Puas!
Kamis, 21/03/2019 - 14:42:59 WIB
Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG
Kamis, 21/03/2019 - 14:30:59 WIB
Riau Dapat Rp55,131 Miliar Dukung Program Kesra
Kamis, 21/03/2019 - 14:22:11 WIB
302 Camat dan Kades di Bengkalis Ikuti Rakor
Kamis, 21/03/2019 - 09:35:32 WIB
Ini Zona Kampanye Terbuka di Riau
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved