Selasa, 25 Juni 2019
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan | Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi | 25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau | Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS | Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru | LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
 
Daerah
Pembentukan Satgas Bansos Polri-Kemensos, Pemkab Bengkalis Dukung

Daerah - - Sabtu, 12/01/2019 - 18:03:16 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Pemkab Bengkalis siap mendukung rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2019 yang bakal disalurkan kepada masyarakat.

“Kami siap mendukung rencana Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Sosial (Kemensos) pembentukan Satgas Bansos. Kita tinggal menunggu tindak dari intruksi dari pusat,” ungkap Kepala Polres Bengkalis AKPB Yusuf Rahmanto dan Sekretaris Daerah Bengkalis Bustami HY, usai mengikuti telekonference di Markas Polres Bengkalis, Jumat (11/1/2019).

Telekonference menyaksikan penandatangan nota kesepahaman pembentukan Satgas pendistribusian Bansos antara Kapolri Jenderal Tito Karnivian dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, di Markas Besar Polri di Jakarta.

Dalam telekonference dari Markas Polres Bengkalis, selain dihadiri Kapolres dan Sekda Bengkalis, turut hadir juga Pelakasana Tugas Kepala Dinas Sosial, Martini beserta jajaran Pejabat Administrator.

Sedangkan jajaran Polres dihadiri Kabag Ren Kompol Simamora dan Kasat Binsmas AKP Selamat Riadi, Humas Polres Bengkalis Iptu Subekti Kasmandar.Tak kalah penting kata Kapolres Bengkalis, jika Satgas ini sudah terbentuk, berupaya untuk dapat melaksanakan 6T, yakni tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas, dan administrasi.

Ini harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. “Kita tunggu intruksinya. Secara berjenjang kita tunggu dari Polda selanjutnya dilanjutkan dijajaran Polres Bengkalis,” ungkap Yusuf.

Dalam telekonferensi tersebut, Menteri Sosial menekankan dalam penyaluran (distribusi) bansos ke masyarakat dibutuhkan pengawasan dan pengawalan dari jajaran kepolisian.

Karena kepolisian mempunyai jaringan sampai ke ceruk kampung-kampung. Dengan terbentuknya Satgas ini, penyaluran bansos bisa sampai ke masyarakat tepat pada sasaranya.Sementara itu, Sekda Bengkalis Bustami HY yang mewakili Bupati Bengkalis, memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial atas program bansos ini.

Apalagi, pada tahun 2019 ini, jumlah anggaran yang digelontorkan meningkat dari sebelumnya sekitar 38,8 persen.Dengan demikian, tentunya jumlah sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Bengkalis meningkat tajam.

Pada tahun 2018 lalu, jumlah KPM di Negeri Junjungan mencapai 14.566 jiwa dengan total anggaran Rp27,529 miliar. Diperkirakan pada tahun 2019 ini tentu meningkat, namun Sekda belum bisa merinci secara detail.

Karena alokasi jumlah KPM tersebut masih menunggu konfirmasi dari Kementerian Sosial RI.“Insya Allah, tahun ini meningkat tajam. Kita tunggu saja konfirmasinya dari Kementerian Sosial,” ujar Bustami.

Terkait dengan Satgas yang bakal dibentu oleh jajaran Polri, Bustami menegaskan pihaknya sangat mendukung. Karena penyaluran anggaran yang besar, butuh pengawalan dan pengawasan.

Hal ini sangat penting agar tidak terjadi kemungkinan penyimpangan di lapangan. “Kita sangat mendukung sekali,” ungkapnya.

Seperti diketahui, besarnya dana bansos tahun 2019 meningkat jadi Rp 54,3 triliun atau naik 38,8 persen dari sebelumnya sebesar Rp39,1 triliun. Bansos ini ditujukan untuk membantu masyarakat miskin, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), pengidap HIV, disabilitas dan lainnya. (las,rls

Senin, 24/06/2019 - 20:42:23 WIB
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan
Senin, 24/06/2019 - 20:29:32 WIB
Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi
Senin, 24/06/2019 - 20:17:17 WIB
25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau
Senin, 24/06/2019 - 13:00:30 WIB
Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS
Senin, 24/06/2019 - 12:56:58 WIB
Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru
Minggu, 23/06/2019 - 22:25:39 WIB
Bakal Digelar Pekan Ketiga September
LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
Minggu, 23/06/2019 - 22:08:51 WIB
Gelar Aksi di Ruang Paripurn DPRD,
Mahasiswa Riau Protes soal Banjir di Paripurna HUT Pekanbaru ke-235
Minggu, 23/06/2019 - 11:02:56 WIB
Paripurna Istimewa Hari Jadi Pekanbaru ke-235: Sudah Banyak Dilakukan
Minggu, 23/06/2019 - 06:02:56 WIB
Catatan HUT Pekanbaru ke 235
Banjir dan Macet Masih Jadi Persoalan Kota Pekanbaru
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved