Jum'at, 19 April 2019
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100, KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf | Mahfud Minta Dua Kubu Capres Tunggu Hasil Resmi KPU | 2 Remaja Bawa Golok Diamankan Polisi saat Menuju Rumah Prabowo | 4 ABK Tewas Terjebak di Bunker Kapal di Pelabuhan Industri Buton Sei Apit | Hari Ini, Kecamatan Sukajadi dan Sail Pekanbaru Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara | Pemkab Natuna Gelar Sharing Session dan Presentasi Produk Smart City Telkom
 
Daerah
Polemik Hadih Mobil Ditukar Rp5 Juta
LM2R Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Kecurangan Lomba Mancing Mania

Daerah - - Kamis, 07/02/2019 - 17:31:48 WIB

SULUHRIAU,Meranti- Ketua Laskar Muda Melayu Riau (LM2R) mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas polemik lomba Mancing Mania Nusantara 34 Provinsi di Perairan Selat Air Hitam dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Pihak LM2R Kamis (7/2/2019) mendatangi Mapolres Kepulauan Meranti siang. Kedatangan LM2R menyampaikan pernyataan sikap terkait persoalan Mancing Mania Nusantara tersebut.

Dalam pernyataan sikap LM2R disampaikan diantaranya, meminta kepastian hukum, mempertanyakan ketegasan pihak Polres Kepulauan Meranti, karena faktanya pihak polisi ikut mendampingi persiapan acara tersebut dari awal hingga selesai serta serahterima hadiah dan faktanya, hadiah mobil tersebut tidak ada sama sekali.

“Dari awal hingga akhir bahkan pembagian hadiahnya pun melibatkan pihak kepolisian,” ujar Ketua DPP LM2R, Jefrizal dengan lantang.

Dalam kesempatan itu, pihak LM2R juga menegaskan agar pihak kepolisian sesegera mungkin menyelesaikan persoalan ini.

“Pihak kepolisian memang telah bekerja. Namun kita minta pihak kepolisian menyelesaikan dalam waktu satu bulan, kalau belum LM2R akan melakukan aksi,” tegas Jefrizal.

Menyikapi hal ini, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH yang diwakili oleh Kabag Ops Polres Meranti AKP Joni Wardi didampingi Kasat reskrim AKP YE Bambang Dewanto menjelaskan, secara persudural pihaknya selaku penegak hukum, pelindung dan mengayomi masyarakat untuk mengamanan agar tidak ada masalah dalam acara tersebut, namun masalah terjadi ketika acara tersebut sudah selesai, katanya, Kamis (7/2/2019).

Keterlibatan pihak Kepolisian Polres Meranti hanya diminta sebagai menjaga pengamanan dalam acara tersebut.

"Terkait kehadiran pak Kapolres itu sebatas tamu undangan yang diminta untuk mewakili menyerahkan hadiah secara simbolis bersama sama dalam acara tersebut, Artinya tanggungjawab dalam hal ini bukan kepada bapak kapolres karena acara tersebut bukan hajatan dari kapolres," kata Bambang.

Dikatakan, Polres sudah melakukan pemeriksaan 5 orang dari Panitia Mancing Mania sudah kita minta keterangan.

"Masih dalam tahap penyelidikan dulu, kita mencari kepastian dari yang melapor apakah ada unsur pidana. Jika ada unsur pidana maka akan naik ke tahap selanjutnya," kata Bambang Dewanto

Selain itu, pihak pelapor yang membuat laporan pada tangal 1 Februari sudah dimintai keterangan baik yang bersangkutan maupun saksi.Hasil perkembangan akan kita sampaikan kepada pelapor," tutupnya. [tmy]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved