Sabtu, 17 08 2019
Sengketa Informasi Reklame, Pemko Pekanbaru Sebut Hanya Ada Izin Videotron | Segera ke Tanah Air, Penimbangan Barang JH Kloter BTH 02 Riau Rampung | Upacara Peringatan HUT RI ke 74 di Pemkab Bengkalis Berjalan Sukses | Bupati Meranti Meranti Ajak Masyarakat Wujudkan SDM Unggul dan Maju | Berjalan Hikmat, Bupati Hamid Rizal Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke- 74 Tingkat Kabupaten Natuna | Bupati Lepas Pawai Obor HUT RI ke-74 di Meranti
 
Daerah
Fakta-fakta Penangkapan Andi Arief Wasekjen Demokrat karena Narkoba

Daerah - - Senin, 04/03/2019 - 22:33:14 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief ditangkap di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat pada Minggu (4/3/2019) malam karena diduga mengkonsumsi narkoba.

Polisi pun sempat menggeledah selama 4 jam kamar tempat Andi Arief berada.

Hingga pukul 20.10 WIB Andi Arief kini masih ditahan oleh kepolisian. Berikut beberapa fakta penangkapan Andi Arief:

Ditangkap di Hotel Peninsula

Andi Arief ditangkap di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat. Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis membenarkan penangkapan Andi Arief, termasuk foto-foto yang beredar terkait penangkapan Andi Arief.

"(Foto-foto) Katanya sebagian dapat dari hotelnya, Hotel Peninsula," ujar Idham, Senin (3/4/2019). Pihak Manajemen Menara Peninsula membantah turut serta menyebar foto-foto yang beredar.

Polisi Geledah 4 Jam Kamar Tempat Andi Arief Ditangkap

Manajemen hotel Peninsula tempat Andi Arief ditangkap mengungkapkan polisi melakukan penangkapan dan penggeledahan di kamar Andi Arief selama empat jam.

"Sejauh ini kami belum dapat klarifikasi dari polisi. Tapi betul semalam dari polisi datang lakukan penangkapan tapi detail yang di kamar maupun target operasi kami nggak dapat kewenangan lebih jauh. Kalau mau detail pihak berwajib," kata Public Relations Manager Menara Peninsula Hotel Elizabeth Ratna Sari di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Senin (4/2/2019).

Elizabeth mengatakan polisi datang sekitar pukul 20.50 WIB, Minggu (3/3). Proses penangkapan berlangsung hingga dini hari.

"Kalau dari kami, polisi datang beberapa orang pukul 20.50 WIB, lalu ada penyelidikan penangkapan selesai pukul 01.00 WIB pagi kurang-lebih. Kami belum diberi kewenangan soal detail kronologis," ujarnya.

Kloset di Kamar Hotel Peninsula Dibongkar

Dalam foto yang beredar, kloset kamar hotel yang dihuni Andi Arief dibongkar untuk mencari alat bukti. Andi Arief diduga membuang barang bukti bong ke kloset sebelum penggerebekan.

"Sejauh ini kami belum dapat klarifikasi dari polisi. Tapi betul semalam dari polisi datang lakukan penangkapan tapi detail yang di kamar maupun target operasi kami nggak dapat kewenangan lebih jauh. Kalau mau detail, pihak berwajib," kata Public Relations Manager Menara Peninsula Hotel Elizabeth Ratna Sari.

Dalam jumpa pers Senin (4/3/2019) sore, polisi tak bicara soal pembongkaran kloset.

Ditemukan Kondom dan Ada Tas Wanita

Tim Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengumpulkan sejumlah barang bukti dari kamar hotel tempat Andi Arief ditangkap. Ada sejumlah bungkus rokok, minuman, sedotan bong, termasuk kondom.

Ada juga tas perempuan warna hitam di atas meja yang ada di samping kasur. Belum ada keterangan soal tas wanita itu.

Dalam jumpa pers di Mabes Polri sekitar pukul 16.55 WIB, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal menyatakan Andi Arief ditangkap sendirian di momen penggerebekan. Namun dia menyatakan bisa jadi ada fakta-fakta lain, termasuk kejadian sebelum penggerebekan, yang mungkin terungkap dari pengembangan kasus ini.

Hasil Tes Urine Andi Arief Positif Sabu

Bareskrim telah menguji urine Andi Arief dan hasilnya positif mengandung sabu.

"Kami sudah juga melakukan tes urine, terhadap saudara AA dan positif sabu," kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/3).

Andi Arief Ditahan

Andi Arief langsung ditahan pasca ditangkap penyidik Bareskrim Polri karena dugaan penggunaan narkoba. Di ruang tahanan, Andi beralaskan kasur dan dekat dengan kardus.

Dalam foto yang beredar, Andi Arief tampak tengah duduk bersila di atas kasur berwarna merah muda. Kasur tersebut beralaskan tikar warna hijau.

Tak jauh di belakang Andi Arief, terdapat kotak-kotak kardus berwarna cokelat. Belum diketahui apa isi kardus-kardus yang ada di dalam ruang tahanan itu.

PD Gelar Rapat Darurat Pasca Penangkapan Andi Arief

Partai Demokrat (PD langsung menggelar rapat darurat pasca penangkapan Andi Arief. Kadiv Hukum PD Ferdinand Hutahaean mengatakan mereka belum bisa menyampaikan sikap resmi terkait kasus Andi Arief. Karena itu, mereka akan menggelar rapat terlebih dulu.

"Sikap kita sekarang belum bisa bicara apa pun ke kawan-kawan media, kami sedang mempersiapkan rapat darurat untuk nanti kami akan memberikan ke kawan-kawan media," kata Ferdinand, Senin (4/3).

PD Kaget dan Ingin Temui Andi Arief

Partai Demokrat (PD) mengaku kaget atas kasus narkoba yang menjerat Andi Arief. PD mengaku selama ini mengenal Andi sebagai sosok yang jauh dari narkoba.

"Kami Partai Demokrat sangat dikagetkan atas peristiwa yang terjadi dan menimpa kader kami, Saudara Andi Arief, Wasekjen Partai Demokrat," kata Kadiv Hukum PD Ferdinand Hutahaean di DPP PD, Jakarta Pusat, Senin (4/3).

"Cukup mengagetkan bagi kami semua karena, sepengetahuan kami, Saudara Andi Arief ini tidak bermasalah dan bersinggungan dengan narkoba dan Saudara AA adalah kader partai yang cukup memberikan kontribusi dan dedikasi yang cukup besar kepada partai selama ini," sambung dia.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved